Selasa 6 September 2022 telah dilaksanakan kegiatan Farm Field Day Demplot Perbanyakan Benih Padi Program IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management Of Irrigation Project) Tahun 2022 bertempat di BPP Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. FFD ini diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari para PPL dan para perwakilan petani dari wilayah Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Sumberdaya Manusia Pertanian (UPT PSDMP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBUN) Provinsi Sulawesi Selatan, Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Soppeng, dan perwakilan penyuluh pertanian Provinsi Sulawesi Selatan. Tahun 2022 ini BPP Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng mendapatkan alokasi kegiatan Demplot Perbanyakan Benih Padi Program IPDMIP seluas 1(satu) ha. Adapun bantuan sarana produksi yang dialokasikan pada kegiatan ini berupa benih pokok padi (varietas Ciliwung), Pupuk Urea non subsidi, Pupuk NPK non subsidi, Pupuk ZA nonsubsidi, Insektisida, Fungisida dan Herbisida. Kepala UPT PSDMP Dinas TPHBUN SulSel, Hj. Asninda, SP, MP pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Farm Field Day (FFD) merupakan salah satu metode pemberdayaan petani melalui pertemuan antara petani, penyuluh dan aparat pemerintah serta pihak terkait lainnya untuk bersinergi saling tukar menukar informasi tentang teknologi pertanian yang diterapkan dan mendapatkan umpan balik dari petani tentang masalah dan hambatan yang dihadapi dalam berusaha tani. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa tujuan FFD ini antara lain (a) membuka kesempatan bagi petani untuk mendapatkan informasi teknologi pertanian, (b) menjalin hubungan akrab antara petani, penyuluh, pemerintah serta pihak terkait lainnya (c) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani sehingga mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan perbanyakan benih padi unggul dan bermutu. Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas TPHPKP Kabupaten Soppeng (Ir. Fajar, MMA) menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala UPT.PSDMP Dinas TPHBUN Sul Sel yang telah mengalokasikan kegiatan Demplot Perbanyakan Benih Padi Program IPDMIP Tahun 2022 dan berharap kiranya para PPL dan petani selalu bersinergi dalam melakukan aktifitas usahataninya. Selain itu beliau menyampaikan bahwa demplot perbanyakan benih padi ini dilakukan sebagai tempat belajar petani karena kegiatan ini benar-benar mendapatkan pengawalan dari penyuluh. Melalui demplot ini petani dapat belajar dengan bekerja dan belajar dengan melihat sehingga petani dapat menyerap dengan cepat teknologi yang diterapkan di lokasi demplot. Sebelum kegiatan FFD berlangsung, dilaksanakan pengambilan ubinan di lokasi demplot. Metode ubinan merupakan salah satu metode dalam dunia pertanian untuk mengetahui perkiraan hasil yang akan didapat saat panen. Berdasarkan hasil ubinan produktifitas padi di lokasi demplot sebesar 6,16 ton/ha. Angka tersebut cukup menggambarkan bahwa produktifitas yang dihasilkan melalui demplot perbanyakan benih padi program IPDMIP tahun 2022 berada di atas rata-rata produktifitas di daerah ini yang hanya berkisar 4 s.d 5 ton/ha. Ir. H. Suriyadi , MP (Fungsional Penyuluh Pertanian Dinas TPHBUN Sulsel)