Loading...

Gerdal, Putus Rantai Perkembangan Hama Tikus

Gerdal, Putus Rantai Perkembangan Hama Tikus
BPP Kotim: Pancaroba, pergantian musim penghujan ke musim kemarau memacu perkembangan organisme penggagu tanaman akan meningkat. Tikus, hama utama tanaman padi sawah dengan bahasa latin rattus argentiventer salah satunya. Dan acaman hama tikus ini bisa menyebabkan gagal panen atau puso. Puncak serangan terjadi saat padi memasuki masa generative (bunting). Mengantisipasi bahaya serangan hewan ini, petani di Desa atau Pekon Mulang Maya Kecamatan Kota Agung Timur bersama Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikulktura (BPTPH DKPTPH) Propinsi Lampung mengadakan gerakan pengendalian massal (gerdal) hama tikus di persawahan Pekon Mulang Maya (8/3). Petugas Pengendali Organisme Tumbuhan (POPT) Kecamatan Kota Agung Timur, Karsono menjelaskan gerdal hama tikus ini menggunakan racun asap yaitu Brankus 57 PS. “Racun ini berupa belerang yang dibakar, asapnya kita masukkan ke lobang lobang sarang tikus. Semua tikus yang ada disarang tersebut akan mati keracunan,” jelasnya. Di depan tiga puluhan petani, Karsono menjelaskan dengan rinci karakter hama tikus dan bahaya yang disebabkan. “Dalam satu musim tanam padi satu ekor tikus betina bisa melahirkan seratus anakan tikus, pumpung belum berkemabangbiak, kita putus mata rantai perkembangan hewan rakus ini,” tegasnya sambil mengambil beberapa rumpun padi yang sudah termakan tikus. Ketua Gapoktan Sepakat Pekon Mulang Maya, Zubaidi, sangat berterimakasih atas perhatian dari dinas pertanian kepada para petani di pekonnya. “Kepada PPL dan petugas pertanian baik dari kabupaten sampai propinsi, kami ucapkan terimakasih, semoga segala serangan hama penyakit yang menyerang padi di persawahan kami dapat teratasi dengan cepat dan tuntas,” terang Zubaidi. Hadir dalam gerdal ini, Tim Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) DKPTPH Propinsi, Tim Perlindungan Tanaman DKPTPH Tanggamus, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kota Agung Timur dan UPTD PTH Kota Agung Timur. Oleh Tim BPP Kotim