Loading...

Giat Sosialisasi Dan Vaksinasi Penyakit Mulut Dan Kuku (pmk) Serta Penanganan Virus Pmk Di Wilayah Kecamatan Abung Semuli

Giat Sosialisasi Dan Vaksinasi Penyakit Mulut Dan Kuku (pmk) Serta Penanganan Virus Pmk Di Wilayah Kecamatan Abung Semuli
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau dikenal juga sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) dan Apthtae Epizooticae adalah penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan virus. Hewan yang rentan tertular virus ini adalah golongan hewan berkuku belah yaitu Sapi, kerbau, unta, gajah, rusa, kambing, domba dan babi. Isu mengenai Virus PMK mulai beredar di Masyarakat Indonesia pada Bulan April Tahun 2022, yang terjadi di pulau Jawa Timur dan Aceh. Virus ini dinilai cukup berbahaya dan perlu diwaspadai oleh masyarakat khususnya peternak. Hal ini karena penyakit ini dapat menyebar dengan sangat cepat baik melalui udara maupun kontak langsung dan tidak langsung dengan ternak terinfeksi, dan dapat menimbulkan kerugian ekonomi yg sangat besar (penurunan berat badan permanen) hingga kematian. Menyikapi hal tersebut maka Penyuluh Pertanian bersama Dokter Hewan BPP Abung Semuli yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian, segera melaksanakan tindakan yaitu dengan melakukan kegiatan sosialisasi dan vaksinasi secara berkala di wilayah Abung Semuli. Dari 7 desa yang ada dikecamatan Abung Semuli ada 3 desa yang di jadikan tempat sosialisasi yaitu di Desa Sukamaju (17 Juni 2022), Desa Sidorahayu (8 Juli 2022), dan Papan Asri (11 Juli 2022). Hal ini karena keterbatasan waktu dan biaya . sedangkan untuk desa lain yang tidak menjadi tempat sosialisasi maka mereka diundang ke desa terdekat . Seperti Desa Semuli Jaya dan Desa Semuli Raya yang diundang sosialisasi di Desa Sukamaju, dan untuk Desa Gunung Sari dan Gunung Keramat diundang di Desa Papan Asri. Dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut pihak BPP Abung Semuli selain mengundang para peternak , juga mengundang para pejabat desa , pihak kecamatan, pihak koramil dan pihak kapolsek kecamatan Abung Semuli. Tujuannya untuk mensinergikan dan mengkordinasikan mengenai virus PMK kepada para pejabat berwenang tersebut , untuk secara bersama sama mengkondisikan wilayahnya, khususnya ruang lingkup Kecamatan Abung Semuli supaya tidak terjadi ledakan virus PMK ini. Sementara itu untuk pelaksanaan vaksinasi di Abung semuli baru menjangkau ternak yang ada di Desa Sukamaju dengan jumlah dosis kurang lebih 100 dosis untuk 100 ekor ternak. Sedangkan untuk desa lain masih menunggu giliran vaksinasi berikutnya. Di Abung semuli kurang lebih ada 1600 ekor sapi, sehingga baru 16% saja yang sudah divaksin. Hal ini karena keterbatasan dosis vaksin yang tersedia. Ada beberapa ternak sapi yang tersebar dibeberapa desa yang ada di Abung Semuli sudah terindikasi virus PMK. Untuk hewan yang terindikasi virus PMK , maka tim dari BPP Abung semuli yang terdiri dari Penyuluh Pertanian (PPL) , Inseminator , dan Dokter Hewan, segera mendatangi lokasi dan memberikan suntikan vitamin yang dilakukan oleh Dokter Hewan Abung Semuli yaitu drh. Panji Khoirul Anam. Selain pemberian vitamin petugas dari BPP Abung Semuli juga memberikan pengarahan kepada peternak untuk melakukan beberapa hal diantaranya: Penyemprotan disinfektan (asam sitrat) sesuai dosis anjuran minimal seminggu sekali pada semua material yang terinfeksi (perlengkapan kandang, mobil, baju, dll.) Menjaga kebersihan kandang , memusnahkan bangkai, sampah, dan semua produk hewan pada area yang terinfeksi. Menjaga imunitas ternak dengan jamu-jamuan dan asupan makanan yang cukup, Tidak menjual/membeli hewan yang belum jelas riwayat kesehatannya (Penulis: Tim BPP Ab. Semuli, dkk)