Loading...

Hama Dan Penyakit Buah- Buahan

Hama Dan Penyakit Buah- Buahan
MENGENAL GEJALA SERANGAN HAMA DAN PENYAKIT Berbagai jenis tanaman buah (baik di kebun, pekarangan dan pot) sering kali tidak luput dari gangguan hama dan penyakit. Serangan yang disebabkan hama biasanya berupa hewan yang mudah terlihat. Bisa berupa binatang yang besar ukurannya, bisa pula binatang kecil, ta[i masih mudah dilihat dengan mata telanjang. Hama perusak tanaman buah terbesar adalah binatang dari golongan serangga. Kerusakan fisik pada tanaman yang ditimbulkan oleh gangguan serangga, biasanya meninggalkan bekas-bekas yang khas. Sedang penyakit tanaman biasanya disebabkan oleh gangguan jasad hidup yang bersifat parasit ( benalu, cendawan, bakteri, virus dan nematoda) atau karena gangguan iklim kekurangan unsur hara tertentu. Jaringan tanaman yang menderita sakit tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Akibatnya tanaman merana. Penyebab hama dan penyakit pada suatu tanaman, bisa diketahui secara mudah dengan mengamati gejala dan bekas kerusakan yang ditimbulkan. Gejala bekas gigitan dan gerekan Bila pada tanaman buah terdapat bekas kerusakan dan pada bagian tertentu terdapat tanda-tanda sebagai berikut : Embun madu dan jelaga Bintik dan bercak kering pada daun Benjolan keras pada daun Daun tergulung dan salah bentuk Kerusakan pada akar dan jaringan kulit , ranting, dahan daun dan kulit buah. Pada jaringan kulit tanaman Lapisan penutup yang lunak pada ranting tanaman. Bekas tusukan pada daun layu Bekas gigitan yang tidak merata pada daun Kulit buah berlubang tergerek dan isi buah busuk Bekas gerekan pada bunga dan kuntum bungan yang rontok. Maka gejala kerusakan itu menandakan gejala kerusakan itu menambah gangguan serangga baik larva maupun binatang dewanya. Benjolan pada akar Bila tanaman buah sering layu pada waktu sore hari, daun-daun mati seperti luka bakar dan menunjjukan gekala-gejala sebagai berikut : Terdapat benjolan baik besar maupun kecil pada akar Terdapat bercak, mula-mula kecil, tapi lama kelamaan menjalar keseluruh bagian akar tanaman. Terdapat bekas gigitan pada akar lateral, selanjutnya akar yang terluka membusuk. Akar tumbuh kerdil dan bengkok-bengkok, terutama bagian ujungnya. Perkembangan salah bentuk 9 pada batang, dun dan buah ) terutama yang dekat tanah. Maka, gejala itu disebabkan oleh serangan nematoda (cacing renik), alias cacing akar. Untuk memastikan serangan cacing ini , pemeriksaan akar tanaman yang bersangkutan mutlak perlu. Bercak=bercak berkerak dan lapuk. Bila pada tanaman atau bagian nya tertentu terdapat gejala sebagai berikut : Terdapat pembusukan yang nampak tidak basah (pembusukan kering), diawali dengan bercak serupa lingkaran yang mula-nula kekuningan lalu menjadi coklat muda atau coklat tua. Bagian tanaman yang terserang bercak mengering, robek dan mati. Bagian buah yang terserang bercak membusuk kering, kulitnya cekung dan berbelah-belah. Batang menjadi hitam lembeb dan mengeluarkan getah coklat dari kulit. Terdapat lapuk atau tepung putih pada daun, ranting atau cabang tanaman. Terdapat bercak hitam daun, tangkai buah, kulit buah dan ranting. Terdapat kerak merah mengelilingi pokok batang, dahan dan cabang tanaman. Buha di pohon cepat sekali masak, kulit kuning, tapi isi buahnya busuk. Pangkal batang dan akar busuk, seluruh tanaman layu. Maka gejala itu menunjukkan serangan cendawan parasit. Daun nampak berkarat. Bila bagian daun atau ranting tanaman terlihat seperti berkarat, dengan menunjukkan gejala sebagai berikut : Permukaan daun diliputi bercak kelabu kehijaun serupa beledu. Timbul semacam rambut merah kecoklatan. Bercak yang tumbuh bulat tidak teratur, nempak sedikit menimbul, dengan diameter antara 2mm – 10 mm makin lama makin banyak. Warna bercak agak kemerahan menyerupai karat. Maka gejala itu disebabkan oleh serangga ganggang yang menimbulkan penyakit bercak karat merah.