Loading...

HARGA MANGGA MENURUN PETANI KELOMPOK TANI BALUK MANDIRI BULELENG MENGELUH

HARGA MANGGA  MENURUN PETANI KELOMPOK TANI BALUK MANDIRI BULELENG MENGELUH
14.00 Prediksi harga mangga di bulan Nopember ini menurut Gede Sudarma Yasa, salah seorang pengurus Kelompok Tani Baluk Mandiri Kabupaten Buleleng, meleset jauh dari harapannya. Hal ini diungkapkan ketika penulis temui di pasar Anyar Buleleng saat membawa satu mobil pic up mangga yang sudah siap dijual. Bulan lalu harga mangga mencapai dua belas hingga lima belas ribu rupiah per kg, dengan kwalitas super dari jenis mangga Arumanis. Sedangkan bulan ini harga per kg hanya dua ribu lima ratus sampai tiga ribu lima ratus rupiah per kg di pasar Anyar Singaraja. Pada hal produksi mangga saat ini untuk wilayah Kabupaten Buleleng tidak terlalu banyak dibandingkan dua tahun lalu. Produksi yang tidak maksimal disebabkan akibat adanya serangan OPT, iklim yang kurang bersahabat dengan tanaman mangga, ketika mangga sedang berbunga. Bunga akan gugur apabila tertimpa curah hujan. Putu Raka selaku Ketua Kelompok Tani Mangga Baluk Mandiri, ketika ditemui penulis di kebunnya, mengungkapkan, bahwa harga grosiran mangga saatt ini dipengepul wilayah Singaraja yaitu di Jalan Jalak Putih, dan pedagang pengumpul di Desa Pemaron hanya mampu mengambil tidak lebih dengan harga tiga ribu rupiah per kg, para pedagang pengepul yang biasanya selalu mengirim buah mangga ke Jawa mengatakan bahwa produksi hasil panen di pulau jawa dikatakan sedang melonjak. “ Kami sebagai anggota kelompok tani Mangga hanya bisa berpasrah saja, dan kami tetap menjual walau harga mangga turun tajam asal saja tetap dibeli, karena kami belum mampu mengolah buah mangga menjadi produk olahan “ demikaian ungkapan tokoh petani mangga yang tinggal dikawasan Desa Kaliasem Lovina Putu Raka. Bagi petani mangga yang telah mengelola kebunnya dengan intensifikasi, sudah barang tentu menghabiskan biaya yang cukup tinggi untuk memproduksi buah mangga, apalagi dengan iklim yang kurang bersahabat, adanya curah hujan dan OPT yang semakin mengganas memerlukan investasi biaya yang lebih banyak. Mangga yang semakin baik kwalitasnya sangat disenangi oleh hama dan mudah terserang penyakit. ( I Nyoman Sudrana SP ) Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-fareast-language:EN-US;}