Loading...

HARI LIBUR NASIONAL, BPP KEMBANG KUNING LAKUKAN PERTEMUAN PERSIAPAN SL

HARI LIBUR NASIONAL, BPP KEMBANG KUNING LAKUKAN PERTEMUAN PERSIAPAN SL
Jum’at, 02 April 2021 bertepatan dengan hari libur Nasional (Wafatnya Isa Almasih) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembang Kuning melakukan Pertemuan Persiapan Sekolah Lapangan (SL) Kelompok Tani Komoditi Cabe Rawit. Pertemuan tersebut bertempat di Aula BPP Kembang Kuning yang dihadiri oleh Kepala Bidang Penyuluhan beserta Kepala Seksi Metode dan Informasi Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong, Koordinator BPP Kembang Kuning, POPT-PHP Kecamatan Haruai, Perwakilan Kelompok Tani Harapan Desa Kaong Kecamatan Upau, dan Penyuluh Pertanian PNS dan PPPK se BPP Kembang Kuning. Pertemuan dipandu oleh Rezki Setiadi Ramadhani, S.ST selaku Penyuluh Pertanian Urusan Programa BPP Kembang Kuning. Dimulai dengan sambutan oleh Ir. H. Kusmaryono, MP selaku Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikutura Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi kinerja para penyuluh pertanian, yang mana dihari libur pun masih bekerja untuk kepentingan petani. Kabupaten Tabalong, dalam hal ini Wilayah Kerja BPP Kembang Kuning mendapatkan alokasi Sekolah Lapangan (SL) Cabe Rawit. SL Cabe rawit ini bertujuan untuk meningkatkan produksi komoditas tersebut yang berpengaruh terhadap pendapatan petani, dimana dalam SL ini disampaikan metode penanaman cabe rawit yang baik dan benar kepada para petani. Selain itu, dalam kegiatan SL ini juga ditekankan tentang perlunya kerjasama yang baik dalam kegiatan ini dan para petani dapat bekerja sama dengan baik dengan para petugas di lapangan. Selain itu, pengembangan komoditi hortikultura diharapkan nantinya dapat mengarah kepada Agrowisata. Sambutan selanjutnya oleh H. Kurdiansyah, SP, MP selaku Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong menyampaikan dukungannya melalui program-program dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan. Yang mana tanpa dukungan dari APBD Provinsi, kegiatan-kegiatan semacam SL belum terakomodir ditahapan perencanaan Kabupaten Tabalong tahun ini. Alhamdulillah tahun 2022 Kabupaten Tabalong mendatang mendapatkan alokasi 30 unit SL yang akan dibagi 7 BPP. Kesempatan berikutnya giliran Novianor Firdaus, SP selaku Kepala Seksi Metode dan Informasi Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikutura Provinsi Kalimantan Selatan memberikan paparan mengenai mekanisme pelaksanaan SL. Sebelumnya beliau menghimbau mematuhi protokol kesehatan 3M : memakai masker, jaga jarak dan sering-sering mencuci tangan. Alhamdulillah Saprodi untuk SL sudah diterima Kelompok Tani, dan fasilitas pendukung Seragam akan menyusul sebelum pelaksanaan SL sudah dapat diterima oleh Kelompok Tani. SL sebagai sarana pembelajaran, berbagi pengalaman petani baru/memulai. Yang terpenting ialah apa yang dilakukan setelah SL. Tujuan akhirnya ialah meningkatkan hasil, pendapatan, dan ramah lingkungan. Selain itu, harapannya semoga kegiatan pengembangan cabe rawit berkembang lagi lebih luas. Hal terpenting, penjadwalan tanam, dimana tanaman hortikultura supply demand perlu diperhitungkan. Hari-hari besar keagamaan atau even-even tertentu harga produk hortikultura biasanya cenderung bagus dibandingkan dengan hari-hari biasa. Selanjutnya Koordinator BPP Kembang Kuning Heri Lestiyawan, SP selaku fasilitator penjadwalan SL memandu penjadwalan dan materi yang diperlukan oleh Kelompok Tani pelaksana SL. Dalam diskusi bersama peserta rapat persiapan disepakati jadwal pertemuan SL pertama (awal) pada hari Senin, 12 April 2021 pukul 14.00 WITA bertempat dilahan tanaman cabe rawit anggota Kelompok Tani (Mathius Itong) dengan materi persiapan lahan dan persemaian. Untuk pertemuan berikutnya berdasarkan kesepakatan anggota Kelompok Tani dilaksanakan pada hari Kamis/Jum’at untuk tanggalnya pelaksanaan bisa menyesuaikan. Sumber : Liputan langsung Penulis : Hasbullah (Penyuluh Pertanian WKPP Mahe Pasar Kecamatan Haruai) Editor : Rezki Setiadi Ramadhani, S.ST (Penyuluh Pertanian Urusan Programa BPP Kembang Kuning)