Loading...

HARI TEMU LAPANG PETANI (FARMERS FIELD DAY) DISALAH SATU PUSAT PRODUKSI BERAS LAMPUNG

HARI TEMU LAPANG PETANI (FARMERS FIELD DAY) DISALAH SATU PUSAT PRODUKSI BERAS LAMPUNG
Hari temu lapang petani (Farmers Field Day) di salah satu pusat produksi beras yang berada di Provinsi Lampung dilaksanakan di Kecamatan Talangpadang Kabupaten Tanggamus. Beras Talangpadang yang sudah dikenal sejak dahulu kualitasnya merupakan salah satu ikon beras yang banyak dicari oleh konsumen baik dipasar -pasar tradisional hingga ke supermarket yang ada di provinsi Lampung. Dengan sudah sangat dikenalnya kualitas beras yang dihasilkan dari Talangpadang perlu terus dilakukan peningkatan produksi sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar, baik pasar yang ada di Provinsi Lampung maupun yang ada diluar Provinsi Lampung. Untuk itu peran dari pemerintah dalam membimbing para pelaku utama (petani) sangat diperlukan sehingga para petani dapat menghasilkan beras yang tetap berkualitas baik dengan produksi yang dapat meningkat untuk mendukung program pemerintah surplus 10 Juta ton beras ditahun 2014. Salah satu wujud Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mendukung program surplus beras 10 juta ton yaitu melalui Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Tanggamus melakukan pendampingan dan bimbingan kepada para petani, khusunya yang ada di Kecamatan Talangpadang di bawah bimbingan Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Talangpadang melakukan Percontohan/Demplot Padi Sawah dengan sistem tanam padi sawah Jajar Legowo 4:1 di Lokasi lahan percontohan milik BP3K Kecamatan Talangpadang. Dalam kegiatan Demplot padi sawah yang ada di lahan percontohan milik BP3K Kecamatan talangpadang ditujukan agar petani disekitar khususnya yang ada didekat lokasi dan umumnya petani yang da di wilayah Kecamatan Talangpadang agar mengetahui dan dapat mencontoh untuk melaksanakan cara budidaya padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo dan mau melakukan budidaya padi sawah yang baik yang dimulai dari persiapan lahan hingga penanganan panen dan pasca panen. Untuk itu BP3K Kecamatan Talangpadang melaksanakan kegiatan hari temu lapang petani atau Farmers Field Day tentang Teknik pemupukan padi sawah di lahan percontohan milik BP3K Kecamatan Talangpadang. Kegiatan Hari Temu Lapang petani tentang teknik pemupukan di Demplot BP3K Kecamatan Talangpadang dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 10 Desember 2013 yang dihadiri oleh pelaku utama (Petani) yang ada Kecamatan Talangpadang dan dari unsur pemerintah yang berasal dari Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Tanggamus, Kepala UPT dan Kepala BP3K Kecamatan Talangpadang serta para penyuluh yang ada di Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kecamatan Talangpadang. Acara yang dilakukan pada hari temu lapang petani tentang teknik pemupukan dimulai dengan penerapan teknik pemupukan padi sawah dilahan percontohan dengan dosis pupuk urea sebanyak 100 Kg per Ha, SP-36 sebanyak 100 Kg per Ha, NPK Phonska 300 Kg per Ha, pupuk organik 2 ton dan Mikrosil sebanyak 10 Kg. Aplikasi pemupukan lahan percontohan dilakukan dalam tiga tahapan yaitu pemupukan dasar dengan pupuk organik sebayak 2 ton, SP-36 sebanyak 100 Kg, NPK Phonska 100 Kg dan Mikrosil sebanyak 10 Kg. Pemupukan susulan pertama dilakukan pada umur 3 minggu setelah tanam dengan pupuk Urea sebanyak 100 Kg dan NPK Phonska sebanyak 100 Kg dan pemupukan susulan ke dua dilakukan pada umur 6 minggu setelah tanam dengan pupuk NPK phonska sebanyak 100 kg. Selanjutnya acara hari temu lapang petani tentang teknik pemupukan dilanjutkan dengan mengadakan diskusi antara petani dengan pihak pemerintah untuk menambah wawasan para petani dan mendengarkan pengalaman-pengalaman para petani serta tanggapan petani untuk melakukan budidaya padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo dan teknik pemupukan padi sawah sehingga produksi padi para petani akan meningkat. Acara hari temu lapang petani ditutup doa dengan harapan petani yang ada di Kecamatan Talangpadang dapat berperan dalam mendukung program pemerintah surplus 10 Juta ton beras di Tahun 2014. (Penulis: Eriyanto MZ,SP)