Loading...

Irigasi Sprinkler Untuk Budidaya Tanaman Jagung

Irigasi Sprinkler Untuk Budidaya Tanaman Jagung
Tanaman jagung membutuhkan pengairan yang optimal. Sistim irigasi yang paling mudah adalah dengan cara leb. Tetapi sistim leb tidak cocok untuk daerah yang ketersediaan airnya sedikit dan lahan dengan drainase yang jelek. Kelemahan sistim leb selain membutuhkan air yang banyak, juga penyebaran air tidak merata. Lahan yang dekat dengan sumber air akan terlalu basah, sedangkan yang jauh dari sumber air tingkat kebasahannya kurang. Sehingga pertumbuhan tanaman jagung menjadi tidak merata. Sistim irigasi yang cocok untuk tanaman jagung adalah irigasi sprinkler. Ada beberapa jenis sprinkler yang ada di pasaran. Berdasarkan bentuk pancaran air yang dikeluarkan, sprinkler dibagi menjadi 2 yaitu: 1). Spray dan 2). Rotor. Sprinkler spray bentuk pancaran airnya menyebar ke segala arah, ada yang bisa diatur sebarannya dan ada yang hanya memiliki bentuk tertentu saja, misalnya bentuk lingkaran atau setengah lingkaran. Jangkauan sprinkler spray relatif pendek (berkisar antara 2-5 meter). Sehingga dapat digunakan untuk penyiraman bibit atau perkebunan skala kecil. Sprinkler rotor bentuk pancarannya menuju kesatu arah, namun dapat berputar sampai dengan 360 derajat. Putaran sprinkler ini disebabkan oleh tekanan air. Jangkauannya relativ panjang (sampai dengan 30 meter). Bisa digunakan untuk penyiraman rumput lapangan, perkebunan skala menengah sampai besar, seperti tanaman jagung, tebu, bawang merah dll. Ada beberapa keuntungan dari penggunaan sprinkler untuk budidaya tanaman jagung. adalah sebagai berikut: - dapat mengontrol tingkat pemberian air pada tanaman sehingga dapat mengurangi pertumbuhan tanaman yang vegetatif dan memperbesar peluang tanaman untuk tumbuh secara generatif dimana akan meningkatkan produktifitas panen. - desain dapat dirancang secara fleksibel sesuai dengan jenis tanaman, tenaga kerja yang tersedia dan penghematan energi. - dapat mengontrol iklim mikro tanaman. - dapat menjaga struktur tanah tetap remah. - Mengurangi serangan hama Selain itu juga ada kerugian penggunaan irigasi sprinkler untuk tanaman jagung: - Biaya investasi yang mahal - Terpengaruh dengan kecepatan angin (Admin_Joko Suharsono, SP; Murikah, SP)