Loading...

JENIS PISANG UNGGULAN YANG BANYAK DICARI OLEH PASAR INTERNASIONAL

JENIS PISANG UNGGULAN YANG BANYAK DICARI OLEH  PASAR INTERNASIONAL
JENIS PISANG UNGGUL – Mengonsumsi buah pisang nampaknya sudah menjadi hal yang sangat biasa di kehidupan masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan. Dari dimakan segar, diolah menjadi kolak maupun pisang goreng, dan yang paling kekinian adalah pisang yang dibalut tepung roti dan digoreng hingga renyah, lalu saat masih panas ditaburi dengan berbagai jenis cokelat parut yang membuat rasanya lebih nikmat.Namun, tahukah anda apabila tidak semua jenis buah pisang dapat anda konsumsi dengan berbagai cara di atas. Karena buah pisang lain jenis lain pula teskturnya. Ingin lebih mengetahui jenis buah pisang yang sesuai dengan selera anda? Berikut beberapa jenis pisang unggul yang sering dijajakan di Indonesia : A. Pisang raja buluMerupakan salah satu pisang yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di pulau Jawa. Buah pisang dengan ukuran sedang dan kulit buah yang tebal ini memiliki warna buah kuning menuju jingga. Rasa buahnya sangat manis, aromanya harum, dan cocok sekali dijadikan isian olahan makanan seperti roti manis, atau diolah menjadi pisang penyet. B. Pisang Mas KiranaBuah pisang mas kirana memiliki rasa buah yang manis dengan ukuran buah yang sedang. Daging buahnya lunak. Pisang mas kirana memiliki keunggulan yaitu masa simpannya yang tahan lama, sehingga sangat cocok bila dijadikan sebagai komoditas ekspor. C. Pisang NangkaBiasanya buah pisang akan memiliki warna kulit buah hijau saat mentah, dan akan berangsur berubah menjadi kuning saat matang. Namun, berbeda dengan buah kebanyakan, buah pisang nangka memiliki warna kulit hijau hingga buahnya matang sekalipun. Pisang nangka merupakan tipikal pisang yang harus diolah terlebih dahulu bila hendak dikonsumsi. Memiliki rasa manis dengan sedikit rasa agak masam, membuat pisang ini sangat cocok bila diolah menjadi pisang goreng, atau isian pada berbagai jajanan tradisional D. Pisang TandukSama dengan pisang nangka, pisang tanduk merupakan varietas pisang yang harus diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.ukuran buahnya besar, mencapai 27cm, dengan bentuk seperti tanduk. Kulit buahnya tebal, dan akan muncul bintik-bintik hitam di kala buah masak. Karena ukurannya yang besar, dalam tiap tandan paling banyak hanya ada 30 buah pisang. E. Pisang Kepokmerupakan jenis pisang yang memiliki tekstur berbeda dari buah pisang lainnya. Teksturnya saat dimakan kenyal dan pulen. Buah pisang kepok merupakan buah pisang yang harus diolah sebelum dimakan. Daging buahnya yang matang memiliki warna kuning hingga kuning dengan semburat jingga.F. Pisang CavendishMerupakan jenis buah pisang dengan penampilan kulit berwarna kuning sempurna dan mulus. Tekstur daging buahnya lembut, dengan panjang sekitar 14 hingga 15cm. pisang cavendish biasa dijual di supermarket sehingga makin membuat nilai jualnya tinggi. G. Pisang Ambon KuningPisang ambon kuning memiliki ukuran yang h=jauh lebih besar dengan bentuk buah yang melengkung sedikit keatas. Kulitnya tidak terlalu tebal dan daging buahnya akan berwarna kuning putih sedikit kemerahan saat sudah matang. Rasanya yang manis dengan aroma yang harum menjadikan buah ini sebagai makanan pencuci mulut. Setiap tandannya pisang ini bisa mencapai 129 buah. H. Pisang BaranganCiri-ciri pisang barangan yaitu bertekstur lurus degan panjang sekitar 11 cm dan berdiameter 30 mm. Daging buah pisang barangan berwarna kuning sedikit putih, rasanya manis dan tidak berbiji. Pisang ini biasanya disajikan sebagai makanan pencuci mulut pada acara-acara pesta.Pisang barangan merupakan komoditi unggulan di wilayah Sumatera Utara terutama di Kabupaten Deli Serdang. Kenapa ini dijadikan komoditi unggulan?Karena pada buah pisang ini memiliki kandungan gizi yang cukup untuk tubuh. Diantaranya adalah setiap 100 gram pisang barangan mengandung energi 110 kal, karbohidrat 25,8 gr, protein 1,2 gr dan vitamin C 3 gr. Sumber :1. https://berkahkhair.com/jenis-pisang/2. http://www.litbang.pertanian.go.id/berita/one/2510/3. Heyne, K., 1987, Tumbuhan Berguna Indonesia Jilid II, Badan Litbang Kehutanan, Jakarta Penulis : Iman Priyadi, (Penyuluh Pertanian Balai Besar pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian) email : imanpriyadi@yahoo.co.id