Loading...

Kaji Tindak Budidaya Gurami dan Nila Di BPP Kec. Panai Tengah Kab.Labuhanbatu

Kaji Tindak Budidaya Gurami dan Nila Di BPP Kec. Panai Tengah Kab.Labuhanbatu
Sebagai salah satu bagian dari wilayah pantai timur di Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu tentunya turut ambil bagian dalam rangka mensukseskan misi Labuhanbatu Mandiri 2015 menuju Labuhanbatu Sejahtera 2020. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Panai Tengah yang berada di Desa Sei Nahodaris dalam upayanya memberikan bantuan berupa pembinaan dan pendampingan para petani dalam usaha meningkatkan kesejahteraannya, melaksanakan suatu kajian (Kaji Tindak) yang kali ini melaksanakan pembudidayaan ikan gurami (Osphronemus goramy) dan ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan teknologi pembudidayaan di kolam terpal serta beberapa racikan pakannya. Pada Rabu 30/04/14 penaburan perdana benih ikan Gurami dan Nila sebanyak 1000 ekor dilaksanakan di kolam demplot BPP Panai Tengah yang dilakukan langsung oleh Koordinator BPP Bapak M. Ganti Harahap. Bersama-sama dengan para Penyuluh Lapangan se-Kecamatan Panai Tengah. Pada Kesempatan tersebut koordinator BPP berharap bahwa melalui kaji tindak ini kita (para penyuluh) akan memperoleh pengalaman sekaligus ajang untuk berkreasi bagaimana agar budidaya ikan ini bisa diterapkan ditengah-tengah masyarakat petani, karena meski hanya dilakukan secara sampingan hal ini akan merubah attitude (sikap) terutama ibu rumah tangga untuk memanfaatkan waktu dan potensi pekarangannya menjadi sesuatu hal yang menghasilkan keuntungan. Rencana kedepannya hal ini akan dikembangkan terus tentunya dengan teknologi-teknologi yang lebih beragam lagi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik produksi perikanan tangkap di Kecamatan Panai Tengah baru 8,86 ton pertahun terdiri dari 8,23 ton dari hasil budidaya dan 0,63 ton dari perairan umum sementara produksi ikan hasil laut mencapai 517 ton ikan dan udang 53,35 ton pada tahun 2012-2013 yang lalu. Sementara karena kepadatan penduduk yang hanya 89 jiwa per km2 menempatkan Panai Tengah sebagai kecamatan yang paling jarang penduduknya, disisi lain hal ini terbuka peluang bahwa lahan untuk budidaya di sektor pertanian masih terbuka luas. Jika demplot ini berhasil, kami akan mengembangkannya di kalangan petani sehingga disetiap rumah tangga petani akan terbantu dalam hal pemenuhan gizi terutama protein keluarga tanpa mengeluarkan biaya ekstra, dengan demikian peningkatan kesejahteraan dan gizi petani akan tercukupi kata Susanto salah satu PPL Panai Tengah. Mengenai mengapa ikan Gurami dan Nila yang dipilih, Koordinator BPP mengemukakan bahwa dua jenis ikan air tawar ini sangat banyak peminatnya serta jika dipelihara semakin lama dapat mencapai uukuran yang besar harganya semakin bagus, apalagi seperti ikan nila yang dapat berkembang biak tanpa harus repot memijahkannya. Kegiatan ini juga sangat diapresiasi oleh Kepala Kantor Informasi Penyuluhan Pertanian Kabupaten Labuhanbatu Bapak Carles Tampubolon, SST dimana fungsi Penyuluh Pertanian di Kecamatan dapat dioptimalkan salah satunya sebagai Posko Demfarm atau Demplot, sehingga penyuluh dapat meyakinkan petani akan keuntungan suatu teknologi, sekian... (JL&YM).