Loading...

KANDANG UNTUK PEMBIBITAN SAPI PERAH

KANDANG UNTUK PEMBIBITAN SAPI PERAH
Berbagai sarana dan prasarana harus disiapkan terlebih dahulu sebelum memulai usaha peternakan khususnya pembibitan sapi perah. Salah satu diantaranya adalah bangunan kandang dan peralatannya. Sebagai salah satu faktor yang penting dan ikut menentukan keberhasilan usaha ternak, bangunan kandang maupun peralatannya haruslah baik dan memenuhi syarat. Sebab, disamping merupakan tempat tinggal sepanjang waktu, kandang juga harus bisa menjamin hidup yang sehat dan nyaman bagi ternak. Selain itu, kandang yang baik juga dapat menunjang peternak baik dari segi ekonomis maupun segi kemudahan dalam pemeliharaan ternak serta keamanan dari pencurian dan serangan predator.Dengan bangunan kandang yang baik, ternak bisa terkendali dan tidak lagi berkeliaran di sembarang tempat. Kotoran atau limbahnya pun dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. Pengaturan ventilasi adalah satu hal yang sangat penting untuk dicermati. Dinding kandang dapat dibuka dan ditutup, sehingga sebaiknya pada siang hari dibuka dan pada malam hari ditutup. Kandang di dataran rendah dibangun lebih tinggi dibandingkan dengan kandang di dataran tinggi atau pegunungan. Bangunan kandang yang dibuat tinggi akan berefek pada lancarnya sirkulasi udara di dalamnya. Di daerah dataran tinggi,bangunan kandangdibuat lebihtertutup, tujuannya agar suhu didalam kandanglebih stabil dan hangat.Konstruksi kandang juga berbeda antara pedet dengan sapi dewasa, terutama mengenai perlengkapan dan ukuran luasnya. Kandang pedet dapat dibedakan antara kandang individual dan kelompok. Hampir selama hidupnya sapi perah berada dalam kandang. Hanya kadang-kadang saja sapi perah dibawa keluar kandang bahkan sapi perah di Indonesia pada umumnya jarang dikeluarkan dari dalam kandang.Untuk Pembibitan Sapi Perah, selain bangunan kandang yang baik dan lengkap serta peralatan yang tersedia memadai, juga perlu diperhatikan yaitu: persyaratan teknis dan letak kandang. Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut:1) Bangunan kandang, terdiri dari: kandang sapi laktasi, kandang kering, kandang beranak, kandang pedet, kandang dara, kandang pejantan, kandang kawin, kandang isolasi;2) Bangunan lain berupa: gudang pakan dan peralatan, unit pemerahan, unit kamar susu, unit pengolahan susu, unit penampungan dan pengolahan limbah, unit sanitasi, unit sterilisasi, unit penanganan kesehatan, unit perkawinan ternak, instalasi air bersih, bangunan kantor dan tempat karyawan;3) Peralatan terdiri dari: tempat pakan dan minum, alat pemotong dan pengangkut rumput, alat pembersih kandang dan pembuatan kompos, peralatan kesehatan hewan, peralatan pemerahan dan pengolahan susu, peralatan sanitasi kebersihan, peralatan pengolahan limbah; 4) Persyaratan Teknis Kandang yaitu: konstruksi harus kuat, terbuat dari bahan yang ekonomis mudah diperoleh, sirkulasi udara dan sinar matahari cukup, drainase dan saluran pembuangan limbah baik, serta mudah dibersihkan, lantai dengan kemiringan 5 % tidak licin, tidak kasar dan mudah kering serta tahan injak, luas kandang memenuhi persyaratan daya tampung, kandang isolasi dibuat terpisah;5) Letak Kandang Memenuhi Persyaratan yaitu: mudah diakses terhadap transportasi, lokasi/tempat yang dipilih kering dan tidak tergenang saat hujan, dekat sumber air dan/atau mudah dicapai aliran air, tata letak dengan bangunan lain sedemikian rupa yang memudahkan kegiatan dan pengaturan drainase serta pembuangan limbah sehingga tidak terjadi pencemaran, kandang isolasi terpisah dari kandang/bangunan lain, cukup sinar matahari dan kandang tunggal menghadap ke timur serta kandang ganda membujur utara-selatan, tidak mengganggu lingkungan hidup, memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi.Dengan terpenuhinya semua persyaratan yang diperlukan untuk sebuah kandang beserta peralatannya, maka diharapkan usaha pembibitan sapi perah dapat memberikan hasil optimal sebagaimana yang diharapkan peternak pembibitan sapi perah. (Inang Sariati)Sumber :https://agribisnis.co.idhttp://bbptusapiperah.