Loading...

Kastrasi Pada Ternak Kambing

Kastrasi Pada Ternak Kambing
Di kalangan peternak di perdesaan pelaksanaan kastrasi terkadang tidak mengikuti prosedur atau sejalan dengan standar operasional kesehatan yang diinginkan. Misalnya, kalau tidak tersedia alat potong atau alat bedah, maka masyarakat menggunakan bambu yang diruncingkan untuk memudahkan peternak melakukan pembedahan atau pemotongan. Oleh karenanya sepanjang bisa dilakukan secara sederhana, aspek kebersihan peralatan dan kondisi kesehatan ternak menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Sebelum kita melakukukan kastrasi pada ternak terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu Kastrasi, Tujuan kastrasi, dan manfaat kastrasi pada te rrnak kambing. Pengertian kastrasi pada ternak kambing Kastrasi adalah suatu tindakan yang sengaja dilakukan untuk menghilangkan fungsi dari alat reproduksi dengan jalan mematikan sel kelamin jantan dan betina sehingga ternak bersangkutan tidak mampu menghasilkan keturunan Tujuan dilakukannya kastrasi Untuk menggemukkan ternak Kambing Jantan Mempersiapkan ternak potong dengan mutu daging yang lebih bagus Mengurangi tingkat agresifitas ternak jantan Mencegah terjadinya perkawinan ternak kambing yang tak dimau-kan ataupun ternak yng tak lolos seleksi sesuai standar produksi yng ditargetkan. Menerapkan strategi tatalaksana pemeliharaan ternak yang mendukung usaha Manfaat Kastrasi Mengurangi biaya produksi ataupun pemborosan biaya yng tak dimau-kan. Memperoleh ternak yng bertempramen lebih jinak menjadikan membuat mudah dalam menghandel ternak yang telah di sebutkan. Ternak yang jinak lebih cenderung tidak banyak aktivitas geraknya menjadikan energinya mampu dihemat bagi atau bisa juga dikatakan untuk pembentukan daging. Teknik kastrasi pada ternak kambing. Pada ternak kambing kastrasi dilakukan pada ternak berumur 2 bulan. secara tertutup dengan cara mempergunakan tang burdizzo dipakai bagi atau bisa juga dikatakan untuk menjepit leher secrotum (saluran tes-tes) pada ternak yang telah dewasa. Yang dengannya tujuan bagi atau bisa juga dikatakan untuk menghambat saluran tes-tes serta akhirnya fungsi tes-tes makin lama makin mengering cara ini tak memicu luka serta pendarahan untuk itu kastrasi ini disebut yang dengannya metode tertutup. (Penulis, Syahnuran, SP)