Berdasarkan perencanaan kinerja yang telah disepakati bersama diantara manajer dan pekerja, dilakukan implementasi kinerja. Pelaksanaan kinerja berlangsung dalam suatu lingkungan internal dan eksternal yang dapat memengaruhi keberhasilan maupun kegagalan kinerja.A. Lingkungan KinerjaKinerja di dalam suatu organisasi dilakukan oleh segenap sumber daya manusia dalam organisasi, bauk insur pimpinan maupun pekerja. Banyak sekali faktor yang dapat memengaruhi sumber daya manusia dalam menjalankan knerjanya. Terdapat faktor yang berasal dari dalam diri sumber daya manusia sendiri maupun dari luar dirinya.Setiap pekerja mempunyai kemampuan berdasar pada pengetahuan dan keterampilan, kompetensi yang sesuai dengan pekerjaannya, motivasi kerja, dan kepuasan kerja. Namun, pekerja juga mempunyai kepribadian, sikap, dan perilaku yang dapat memengaruhi kinerjanya.Kepemimpinan dan gaya kepemimpinan dalam irganisasi sangat berperan dalam memengaruhi kinerja karyawan. Bagaimana pemimpin menjalin hubungan dengan pekerja; bagaimana mereka memberi penghargaan kepada pekerja Yang berpretasi; bagaimana mereka mengembangkan dan memberdayakan pekerjanya; sangat memengaruhi kinerja sumber daya manusia yang menjadi bawahannya.Namun, kinerja suatu organisasi tidak hanya dipengaruhi oleh sumber daya manusia di dalamnya, tetapi juga oleh sumber daya lainnya seperti dana, bahan, peralatan, teknologi dan mekanisme kerja yang berlangsung dalam organisasi.Demikian pula pakah lingkungan kerja atau situasi kerja memberikan kenyamanan sehingga mendorong kinerja karyawan. Juga termasuk bagaimana kondisi hubungan antarmanusia di dalam organisasi, baik antara atasan dengan bawahan maupun di antara rekan sekerja. Faktor-faktor tersebut merupakan faktor lingkungan kerja internal organisasi.Di samping itu, masih terdapat lingkungan eksternal organisasi yang dapat memengaruhi kinerja organisasi dan sumber daya manusia di dalamnya. Fluktuasi nilai rupah terhadap dolar Amerika dan fluktuasi harga minyak di pasar internasional merupakan kondisi global yang memengaruhi kinerja organisasi. Kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika mempunyai pengaruh sangat luas pada negara-negara yang orientasi transaksi perdagangannya menggunakan dolar Amerika. Akan sama halnya apabila terjadi pada lingkungan nasional seperti terjadi kenaikan harga minyak, tarif bea masuk, dan tingkat upah minimum.Mengingat banyaknya faktor yang memengaruhi kinerja organisasi pada pembahasan selanjutnya akan dibicarakan beberapa faktor dominan terutama yang berkaitan dengan sumber daya manusia.B. Memahami KinerjaKinerja dapat dipanjang sebagai proses maupun hasil pekerjaan. Kinerja merupakan suatu proses tentang bagaimana pekerjaan berlangsung untuk mencapai hasil kerja. Namun, hasil pekerjaan itu sendiri juga menunjukan kinerja.Berikut beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk suatu organisasi mempunyai kinerja yang baik:1. Pernyataan tentang maksud dan nilai-nilai2. Manajemen strategis3. Manajemen sumber daya manusia4. Pengembangan organisasi5. Konteks organisasi6. Desain kinerja7. Fungsionalisasi8. Budaya9. Kerja sama C. Perilaku Mendorong KinerjaFaktor yang mendorong kinerja adalah perilaku. Perilaku adalah tentang bagaimana anda bertindak (how you act), dan bukan tentang apa atau siapa anda (what you are or who you are). Perilaku adalah suatu cara di mana seseorang bertindak atau melakukan, karena dapat menentuka apa yang akan dilakukan dalam setiap situasi, anda dapat menentukan kinerja anda. Kinerja tingkat tinggi adalah hasil dari melakukan sesuatu yang benar pada waktu yang tepat.Prinsip-prinsip yang perlu dijalankan untuk perubahan perilaku adalah : (a) perilaku mendrong kinerja; (b) penghubung perilaku dan inerja adalah pekerjaan spesifik, (c) memulai perubahan dengan mengetahui perlaku sekarang, (d) ekspert yang sebenarnya adalah orang yang melakukan pekerjaan, (e) kepemilikan atas perubahan penting untuk sukses, (f) proses perubahan terbaik melalui pendekatan AT (ask them) dan bukan TT (tell them), dan (g) keberhasilan perubahan perilaku berdasar data yang dapat diamati dan terukur.1. Performance blocking behavior2. Perilaku kepemimpinan3. Hubungan perilaku dengan prestasi manajemenD. Model KinerjaProses kinerja organisasional dipengaruhi oleh banyak faktor. Hersey Blanchard, dan Johnson menggambarkan hubungan antara kinerja dengan faktor-faktr yang memengaruhi dalam bentuk Satelite Model.Menurut Satelite Model, kinerja organisasi diperoleh dari terjadinya integrasi dari faktor-faktor pengetahuan, sumber daya bukan manusia, posisi strategis, proses sumber daya manusia, dan struktur. Kinerja dilihat sebagai pencapaian tujuan dan tanggung jawab bisnis dan sosial dari perspesktif pihak yang mempertimbangkan.E. Indikator KinerjaInikator kinerja kadang-kadang dipergunakan secara bergantian dengan ukuran kinerja, tetapi banyak pula yang membedakannya. Pengukuran kinerja berkaitan dengan hasil yang dapat dikuantitatifkan dan mengusahakan data setelah kejadian. Berikut tujuh indikator kinerja :1. Tujuan2. Standar3. Umpan balik4. Sarana5. Kompetensi6. Motif7. Peluang