Loading...

KEGIATAN PENDAMPINGAN SRI SUBAK LAWAS DAN SUBAK BATU SUKASADA BULELENG

KEGIATAN PENDAMPINGAN SRI  SUBAK LAWAS DAN SUBAK BATU SUKASADA BULELENG
Normal 0 false false false EN-GB X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; text-autospace:ideograph-other; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-fareast-language:EN-US;} Hari Minggu, tanggal 25 Mei 2014 kegiatan pendampingan di subak Lawas Subak Batu Kecamatan Sukasada Buleleng dilakukan oleh tim Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Buleleng yang ditempatkan di Balai subak Yeh Lawas Kelurahan Sukasada. Kegiatan dilaksanakan dengan menghadirkan anggota subak/kelomok tani sebanyak 50 orang, yang didampingi langsung oleh Ketut Nariada dan Mantri tani Ketut Surena. Dari Tim Kabupaten dihadiri Kasi Produksi Padi dan Palawija Ketut Santiana SP, mewakili Kepala Dinas, dan juga menghadirkan Gede Argita untuk memberikan sosialisasi tentang Penggunaan dan Praktek Mikro Organisme Lokal (MOL) Kepala seksi Prod Padi Palawija dam pendampingannya mengatakan, pelaksanaan SRI agar mampu dilaksanakan dan diterapkan dengan baik serta berhasil dalam peningkatan beras Nasional P2BN Tahun 2014, Para Petani pelaksana agar mampu menerapkan serta mengerjakan sesuai petunjuk teknis yang telah diberikan oleh Dinas Pertanian selaku penanggung jawab Pelaksana Kegiatan. Lebih jauh pula diungkapkan bahwa Metode SRI mempunyai beberapa prinsip keunggulan, diantaranya efisiensi Benih, serta air yang terbatas. Gede Argita yang didampingi oleh Penyuluh pembinanya Koordinator BPP Banjar yang turut mendampingi serta mengawal kegiatan melakukan praktek lapangan tentang MOL, serta fungsi dan aplikasinya dilapangan. Gede Argita yang memberikan motivasi terhadap penggunaan materi local yang ada dilingkungan kita.( I Nyoman Sudrana, SP Penyuluh Pertanian Madya Kab. Buleleleng)