Loading...

KEKURANGAN 54 PENYULUH RAIH PRESTASI NASIONAL MEWAKILI NTT

KEKURANGAN 54 PENYULUH RAIH PRESTASI NASIONAL MEWAKILI NTT
Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Sikka, Dra. Martha Huberty Pega, menjelaskan Kegiatan Seminar dan Temu Karya Penyuluh Tingkat Kabupaten Sikka 2013 di Aula Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Sikka, Kamis (5/9/2013) diikuti seluruh penyuluh yang ada di Kabupaten Sikka, yang terdiri dari PNS dan THL (Tenaga Harian Lepas) - TBPP), perwakilan penyulUhan perikanan, perwakilan penyuluhan kehutanan serta petugas POPT Sikka. Ia mengatakan sampai tahun ini sudah dibentuk 47 Pos Penyuluhan Desa (Posluhdes) yang tersebar di 7 kecamatan. Untuk itu, kata beliau, kedepannya diupayakan dibentuknya Pos Penyuluhan Desa di 160 desa/kelurahan. Sedangakn Kelembagaan Petani, kata beliau, terdapat 1.698 kelompok tani dengan klasifikasu 1.457 kelas pemula, 2012 kelas lanjut, 22 kelas madya dan 3 kelas utama tersebar di 147 desa dan 13 kelurahan. Sementara Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sampai dengan tahun 2013 sebanyak 147 Gapoktan di 147 Desa/Kelurahan. Ia menjelaskan, kondisi jumlah penyuluh pertanian sampai dengan seminar tersebut diadakan berjumlah 131 orang, terdiri dari Penyuluh PNS sebanyak 66 orang, dan Penyuluh THL-TBPP sebanyak 65 orang. Menurut Huberty, dari jumlah tersebut, 21 orang menjadi kepala BPK dan tidak memiliki wilayah binaan, 4 orang penyuluh ahli tingkat kabupaten sebagai supervisor dan sisanya 106 orang ditempatkan didesa dan kelurahan sebagai penyuluh pertanian lapangan. "Dengan kondisi tersebut, jika dibandingkan dengan jumlah desa/kelurahan, maka kita di Kabupaten Sikka belum memenuhi ratio 1 desa: 1 penyuluh. Dengan demikian kita masih kekurangan penyuluh pertanian sebanyak 54 orang. Meski demikian tak mengurangi kemampuan dan prestasi yang diraih dari tingkat kabupaten hingga nasional; Untuk Tingkat Nasional: -Penyuluh THL-TBPP Teladan atas nama Yakobus Sawe, SP-PPL Desa Pogon dan Desa Aibura Kecamatan Waigete. -Petani Teladan atas nama: Gaspar Bao dari Kelompok Tani Kali Kembar Wairklau Farm- Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok dengan usaha ungulan ternak ayam buras. -Gapoktan Berprestasi, atas nama Gapoktan Nusa Loran Desa Wolon Walu, Kecamatan Bola. Prestasi Kabupaten Sikka tersebut diraih dengan meraup 3 kategori dari 6 kategori yang dinilai secara nasional mewakili NTT.(Oss/dishubkominfo - Peros Adminsikka)