Loading...

Kelompok Wanita Tani Purnama Desa Parigi Kecamatan Takkalalla Kabupaten Wajo Panen Hasil Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L)

Kelompok Wanita Tani Purnama Desa Parigi Kecamatan Takkalalla Kabupaten Wajo Panen Hasil Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L)
Kelompok Wanita Tani Purnama Desa Parigi Kecamatan Takkalalla Kabupaten Wajo melakukan panen sayur organik perdana di Lahan Pekarangan Pangan Lestari pada Awal September 2020. Ini salah satu Kementerian Pertanian yang dilaksanakan di daerah Kabupaten Wajo dengan nama kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dengan memanfaatkan pekarangan rumah yang biasanya dibiarkan kosong tidak termanfaatkan. Panen Sayuran Organik ini dihadiri oleh Hj. Andi Nurliyani, SP, M.Si selaku Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Andi Tenriangka, SP selaku Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Hj. Suriani, SKM selaku Kepala Seksi Konsumsi Pangan, Sandi Borahim S.STP selaku Camat Takkalalla, Santi, S.Pd Ketua Tim Penggerak PKK, Kelompok Wanita Tani dan Anggotanya didampingi oleh Guspiani Ibnur, S.Pt, M.Si selaku Kepala Balai Penyuluh Pertanian Manyili Kecamatan Takkalalla dan Syamsyahrir Arsyad, S.TP selaku Pendamping dan Tim Teknis Kegiatan. Juga dihadiri oleh tim PKK Pokja 3 tingkat kecamatan dan desa.Andi Resmi selaku Ketua Kelompok Wanita Tani Purnama mengatakan, panen ini merupakan momen yang ditunggu-tunggu, sebab mereka berharap tidak lagi menunggu sayur datang ke kampung mereka, melainkan sayur hasil dari tamanan mereka sendiri.Prosesnya budidaya yang dilakukan yaitu dimulai dari pengolahan lahan pada minggu kedua bulan Juli hingga panen minggu pertama September 2020. Komoditi yang dibudidayakan adalah jenis tanaman sayur, Sawi Hijau, Bayam, Kangkung, Cabe Besar, Cabe Kecil, Labu Madu, Tomat, Gambas, Kacang Panjang, Pare, Terong dan Bawang Merah. “Apa yang kami lakukan saat ini karena mengingat pertanaman sayuran yang berlokasi di Pekarangan Pangan Lestari Desa Parigi ini sudan siap panen. Diharapkan kegiatan ini terus berlanjut sebagai bagian dalam pemenuhan kebutuhan, khususnya kebutuhan rumah tangga,” Ujar Andi Resmi. Andi Tenriangka Kepala Bidang Ketahanan Pangan menambahkan, program ini kami kembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan dengan menanam aneka sayuran.Penanaman jenis sayuran dikembangkan dengan tujuan meningkatkan ketersediaan pangan, akses dan pemanfaatan pangan bagi keluarga. Melalui Pekarangan Pangan Lestari, bisa dihasilkan pangan beragam, bergizi seimbang dan aman, sekaligus untuk peningkatan pendapatan keluarga. Selain itu, dilakukan juga pemberdayaan pada kelompok masyarakat, yaitu kegiatan budidaya berbagai jenis tanaman dengan memanfaatkan pekarangan di sekitar rumah, atau lahan kosong yang tidak produktif melalui pengembangan rumah bibit, demplot, pertanaman dan pasca panen serta pemasaran.Hj. Andi Nurliyani, SP, M.Si selaku Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kapupaten Wajo mengatakan. untuk program Pekarangan Pangan Lestari di Kabupaten Wajo terdapat ada empat Kelompok Wanita Tani Penumbuhan dan dua Kelompok Wanita Tani Pengembangan, salah satunya di Desa Parigi dimana ada rumah bibit dan Demplot kemudian percontohan pertanaman.Dengan adanya tanaman ini juga dapat membantu warga sekaligus menambah pendapat keluarga. Untuk satu kelompok, tambahnya lagi ada 30 orang dan terdapat dua kelompok di Kecamatan Takkalalla. Untuk pembinaan mereka dibantu oleh tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan. Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Manyili Kecamatan Takkalalla, menjelaskan benih sayuran bantuan dari pemerintah untuk ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok Wanita Tani dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.“Sayur juga lebih sehat dan bebas pestisida kimiawi karena pupuk dan pestisida dibuat sendiri oleh kelompok wanita tani dengan memanfaatkan limbah dapur rumah tangga,” ujar Guspiani.Budidaya tanaman sayur ini juga dapat dikembangkan sebagai peluang usaha untuk dijual, mengingat sebagian besar pasokan sayur di Kecamatan Takkalalla masih berasal dari kabupaten tetangga. Syamsyahrir Arsyad, S.TP sebagai Pendamping serta merupakan Penyuluh Pertanian yang sering bersentuhan langsung dengan petani berharap, agar pemerintah dapat terus menyalurkan benih sayuran kepada masyarakat terutama kaum perempuan agar mereka dapat memanfaatkan pekarangan mereka untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Kondisi seperti sekarang ini, pemanfaatan lahan pekarangan sangat dirasakan manfaatnya, hal ini juga dapat menjaga kebutuhan dan ketahanan pangan karena tinggal petik sayur-sayuran dari pekarangan sendiri. “Distribusi benih dari pemerintah sangat besar dampaknya, terutama saat pandemi Covid-19 dan aktivitas masyarakat masih dibatasi sehingga dapat melakukan kegiatan produktif di sekitar rumah,” pungkasnya.