Loading...

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten jeneponto Panen di Lokasi Sekolah Lapang (SL) Penerapan Inovasi Teknologi Pertanian

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten jeneponto Panen di Lokasi Sekolah Lapang (SL) Penerapan Inovasi Teknologi Pertanian
Pelaksanaan kegiatan Hari Temu Lapang (FFD) yang dilaksanakan pada tanggal 09 September 2021 di lokasi Sekolah Lapang kelompok tani Bulloe Selatan I dan Bulloe Selatan III Desa Bontomatene Kecamatan Turatea. Sebelum pelaksanaan FFD, diawali dengan panen padi varietas Inpari 33 oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten jeneponto , Kepala Bidang Penyuluhan, Kepala Seksi Metode dan Informasi, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Turatea dan seluruh Penyuluh Pertanian Se-Kecamatan Turatea serta Mahasiswa(i) peserta Magang dari Universitas Hasanuddin Makassar dan acara ini pula dihadiri oleh Bapak Andi Amir Hamzah (Asset Manager) sebagai perwakilan dari PT Energi bayu Jeneponto (Vena Group). Pelaksanaan panen ini merupakan bentuk rasa syukur atas hasil yang telah diperoleh walaupun dengan berbagai tantangan seperti kurangnya debit air di saluran irigasi sebagai imbas dari pembangunan waduk Kareloe, hasil yang didapatkan dari penerapan teknologi pengairan basah kering/Alternate Wetting and Drying (AWD) dan Jajar Legowo 4:1 pada lokasi didapatkan hasil ubinan sebanyak 3,6 kg, walaupun hasil yang diperoleh masih rendah akibat terjadinya kekurangan air namun masih dapat disyukuri karena di musim tanam Gadu sangat rentan terjadinya puso. Kegiatan Sekolah Lapang (SL) Penerapan Inovasi Teknologi Pertanian ini difasilitasi oleh Pusat penyuluhan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian melalui Unit Pelaksana Teknis Pelatihan SDM Pertanian Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan pada 6 (enam) Kabupaten yaitu Jeneponto, Sinjai, Enrekang, Wajo dan Soppeng. Dalam sambutan yang sampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian, Bapak Achmad Tunru, SP., M.AP menyatakan beberapa hal terkait permasalahan dan harapan untuk pembangunan pertanian kabupaten Jeneponto ke depan yaitu pemanfaatan bahan-bahan organik yang bersumber dari sisa hasil panen sebagai pupuk organik untuk lebih meningkatkan hasil usaha tani yang dilaksanakan oleh petani, agar para penyuluh lebih aktif lagi dalam pendampingan dan fasilitasi kelompok-kelompok tani dalam wilayah binaannya, hal ini sejalan dengan sambutan dari pihak PT. Energi Bayu Jeneponto (Vena Group) melalui program Community Development & CSR akan membantu petani dalam mengolah sisa hasil panen yaitu jerami menjadi pupuk organik dengan menggunakan mesin cacah jerami dan penggunaan bioaktivator untuk mempercepat proses pengomposan yang mana dengan pengolahan jerami ini maka petani akan meninggalkan atau minimal mengurangi kebiasaannya untuk membakar jerami. Dalam pelaksanaan kegiatan Sekolah Lapang ini diharapkan manfaatnya untuk membantu proses kegiatan belajar oleh petani dengan dikawal oleh penyuluh dalam hal inovasi teknologi yang dapat menjadi pilihan oleh para petani demi peningkatan kesejahteraan beserta keluarganya dengan peningkatan produktivitas hasil usahatani.