Loading...

Kolaborasi Apik, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Perkebunan, Pemerintah Kecamatan (camat), Dan Bpp. Sukseskan Expose Dan Pengesahan Programa Penyuluhan 2022

Kolaborasi Apik, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Perkebunan,  Pemerintah Kecamatan   (camat), Dan Bpp. Sukseskan Expose Dan Pengesahan Programa Penyuluhan 2022
Labuan. 3 Juni 2021, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Simou, melaksanakan Expose dan Pengesahan Programa Kecamatan tahun 2022, sekaligus persentase capaian Programa 2021 untuk enam bulan terakhir ( Januari- Juni 2021). Sekretaris Dinas (Sekdis) H. Ansar. SP pada sambutannya " saya selaku Ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian ( Perhiptani) Kab. Donggala, merasa berbangga melihat energi muda Penyuluh Pertanian di BPP Simou, "Ini adalah BPP yg pertama menggunakan Batik Perhiptani pada saat pelaksanaan Programa BPP. bagi saya dipilihnya batik Perhiptani ini sudah cukup menggambarkan bahwa BPP ini, memahami betul dunia Penyuluhan, yakni keterkaitan antara Profesi Penyuluh dan Pelaksanaan Expose Programa kali ini" Didaulat membuka acara Anwar, S.Kom, Selaku kepala Wilayah kecamatan Labuan (Camat), menghimbau dan menekankan kepada semua Kepala Desa se wilayah Kecamatan Labuan, agar mensinkronkan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dibidang pertanian, baik dari sisi pembiayaan, Teknis dan Sosialnya agar sekiranya dikomunikasikan dengan BPP dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang bertugas di masing-masing desa, yang dengannya diharapkan program ini dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran dan berkelanjutan. Beliau juga menambahkan kerja sama yang telah terbangun dengan baik sejak tahun programa 2021 yang lalu, telah menampakan hasilnya ditingkat kelompok tani, hal ini ditandai dengan adanya beberapa desa di Kecamatan Labuan, yang saat ini telah melaksanakan program PKTD bekerjasama dengan PPL sebagai pendamping teknis dan kelembagaan kelompok tani, seperti contoh di desa Labuan Lelea dengan pengembangan Bawang Merah Lembah Palu seluas 0.5 Ha dan akan dikembangkan menjadi 2 Ha pada tahun anggaran 2022. Beliau juga menambahkan selaku Camat dan Putra Labuan “ saya akan sepenuhnya mendukung Program-Program pertanian, dan akan turut serta mempersiapkan dan mensukseskan rencana lawatan BPP Kostratani se Sulawesi Tengah dipertengahan Juni ini. “Untuk kesekian kalinya kecamatan Labuan akan membawa nama baik Kabupaten Donggala dibidang Pertanian, dan ini tentunya menjadi tugas kita bersama untuk mensukseskannya” Ungkap Beliau Koordinator BPP Simou Merlin,SP mengawali sambutan singkatnya, membenarkan, bahwa BPP Simou pada pertengahan bulan Juni ini rencananya akan kedatangan tamu dari 5 kabupaten di Sulawesi tengah (Buol, Toli-Toli, Banggai, Poso , Tojo Una-Una ) melalui program kementerian Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-up Initiative (READSI),seperti yang diungkap Anwar Program READSI ini bersinergi dengan Program utama Kementerian Pertanian KOSTRATANI untuk peningkatan kapasitas SDM Pertanian dan optimalisasi BPP dalam rangka meningkatkan kesejahtraan Petani, dipilihnya BPP Simou sebagai tuan rumah bukan karena tanpa sebab, melainkan karena BPP ini bersama kelembagaan Petaninya telah melalui tahapan penilaian sejak di 2019 lalu, yang berturut turut menjadi BPP teladan terbaik 1 ditingkat Kabupaten dan Propinsi, serta menjadi terbaik 5 ditingkat Nasional mewakili Sulawesi tengah. Pada kesempatan ini juga, Merlin mengucakan terima kasih kepada Ketua KTNA Bapak Abd. Karim Mudo dan seluruh ketua Gapoktan sewilayah Kecamatan Labuan dan teristimewa kepada Ketua- ketua kelompok tani dan kelompok wanita tani di wilayah kecamatan Labuan. Atas kerjasamanya dalam membangun pertanian di Kecamatan Labuan. "Suksesnya program penyuluhan pertanian ditingkat desa, tidak terlepas dari keaktifan peran Kepala Desa dan Perangkatnya, yang turut mendukung kerja PPL kami di lapangan" Expose Programa Penyuluhan Pertanian tahun 2022 kali ini, sedikit berbeda dengan Expose Programa ditahun-tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan adanya sesi persentase capaian pada programa tahun berjalan oleh Dr. Livawanti selaku Programer BPP Simou yang didampingi oleh Iin Usriani,S.ST selaku bidang Sumber Daya Manuasia (SDM) dan Sunardin,S.ST selaku Severvisi Monitoring dan Evaluasi (SME), hasil persentase ini digunakan sebagai bahan diskusi pada sesi Fokus Group Diskusi (FGD) yang diikuti oleh semua Stakeholder pertanian di kecamatan Labuan, yang kemudian hasilnya dimuat kedalam Programa Tahun 2022. Pada sesi FGD, perwakilan setiap desa juga telah menyepakati beberapa komoditas yang akan dijadikan penciri disetiap desanya, serta luasan komoditas yang rencananya akan dikembangkan melalui program PKTD anggaran dana Desa tahun 2022 seperti di Desa Labuan Toposo akan mengembangkan Jagung Ungu, dan Padi masing –masing 2 ha dan 5 ha, Labuan Lelea akan dikembangkan Bawang merah LP, dan Kedelai masing- masing 2 ha dan 5 Ha.dan Labuan Panimba akan digenjot untuk komoditas Bawang merah dan Jagung hibrida masing –masing 2 ha, Sementara di desa Labuan Kungguma akan terfokus pada Pisang Barangan seluas 5 ha, sedangkan di Labuan Salumbone, dan Labuan akan memprioritaskan pengembangan kacang tanah. Selanjutnya kesepakatan ini nantinya akan diteruskan ke Dokumen RPJM-Des di masing-masing desa. Diakhir acara Liva menambahkan "Hasil evaluasi Tim SME BPP Simou menerangkan, tingkat adopsi teknologi dan informasi Pertanian, ditingkat kelompok tani rata-rata ada peningkatan 5 sampai 10 % pada Pengetahuan Keterampilan dan Sikap (PKS) nya dibanding tahun-tahun sebelumnya, olehnya dengan adanya Program optimalisasi BPP lewat Program READSI kali ini, diharapkan dapat lebih baik dan meningkat hingga 20% ditahun 2022 mendatang*