Loading...

KOLABORASI BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH SEBAGAI ZPT

KOLABORASI BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH SEBAGAI ZPT
Zat pengatur tumbuh adalah suatu bahan yang dibuat untuk memacu pertumbuhan tanaman guna pembentukan fitohormon (hormon tumbuhan) yang sudah ada di dalam tanaman atau menggantikan fungsi dan peran hormon. Zat pengatur tumbuh (ZPT) adalah senyawa alami maupun sintetik yang dalam konsentrasi rendah dapat mengatur, merangsang atau menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel tanaman. Zat pengatur tumbuh yang dihasilkan oleh tanaman disebut fitohormon, sedangkan yang berasal dari luar tanaman secara buatan disebut ZPT sintetik (Wattimena, 1988). ZPT nabati dapat dibuat dengan menggunakan bahan alami, salah satunya menggunakan ekstrak bawang merah dan bawang putih. Ekstrak bawang merah memiliki kandungan ZPT yang merangsang mata tunas dan proses perakaran. Kandaungan ZPT pada tanaman bawang merah adalah sebagai berikut: Umbi bawang merah mengandung vitamin B1 (Thiamin) untuk pertumbuhan tunas, riboflavin untuk pertumbuhan, asam nikotinat sebagai koenzim, serta mengandung zpt auksin dan rhizokalin yang dapat merangsang pertumbuhan akar (Rahayu dan Berlian, 1999). Dalam penelitian Widiyastuti (1999) pemberian ekstrak bawang merah 50% menghasilkan jumlah daun terbanyak dengan rerata 10,46 helai daun. Ekstrak bawang merah yang mengandung auksin dan vitamin B1 (thiamin) dapat memacu pembelahan sel pada stek batang jarak pagar (Halim, 2003). Sedangkan dalam bawang putih terdapat kandungan hormon scordinin yang kandungannya setara dengan auksin yang efektif dalam proses germinasi dan pengeluaran akar. Cara membuat ZPT dari campuran bawang merah dan bawang putih adalah sebagai berikut: Bahan ¼ kg bawang merah ¼ kg bawang putih Air bersih 1 liter Alat Pisau Blender Saringan Botol Cara Pembuatan Kupas bersih bawang merah dan bawang putih Blender masing – masing bawang merah dan bawang putih Tambahkan 1 liter air pada masing – masing blender Saring larutan tersebut supaya terpisah dari ampasnya Masukkan ke dalam botol ZPT nabati sudah siap digunakan Cara Menggunakan: Untuk Penyemaian Benih Rendam benih dengan air hangat kuku selama 3 atau 5 jam. Caranya dengan menambahkan 100 cc larutan dengan 1 liter air hangat kuku. Lalu tiriskan, dan benih siap untuk disemai. Untuk Penyetekan (Stek Batang) Rendam bagian batang yang distek ke dalam 1 liter air bersih yang telah di campur dengan 200 cc larutan selama kurang lebih 3 atau 5 jam. Kemudian tiriskan, lalu ditanam. Untuk Pencangkokan Oleskan larutan (dengan perbandingan 1 ltr air bersih + 200 cc larutan) pada bagian batang yang dicangkok, kemudian dibungkus dengan media tanah atau sabut kelapa. Untuk Bibit Tanaman Bibit tanaman yang dipindah tanam dengan cara dicabut sering mengalami kerusakan akar. Untuk merangsang pertumbuhan akar baru diperlukan zpt, caranya dengan merendam bibit tanaman selama 10 menit sebelum ditanam dengan 1 liter air bersih yang dicampur dengan 100 cc larutan. Oleh: Beny Wahyudi (BPP Larangan, Kabupaten Pamekasan) Referensi Wattimena, GA 1988, Zat pengatur tumbuh tanaman, Pusat Antar Universitas dan Lembaga Sumber Daya Informasi IPB, Bogor, hlm145. Wisudiastuti, 1999. Penganakan Bunga Mawar. Nusa Indah: Yogyakarta Halim, 2003. Sekilas Jati. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan. Yogyakarta Rahayu E. Dan N. Berlian. 1999. Bawang Merah. Penebar Swadaya. Jakarta.