Loading...

KOORDINATOR BP3KKP SE KAB INHU RIAU IKUTI DIKLAT MANAJEMEN KEPEMIMPINAN PERTANIAN DI PPMKP CIAWI BOGOR

KOORDINATOR BP3KKP SE KAB INHU RIAU IKUTI DIKLAT MANAJEMEN KEPEMIMPINAN PERTANIAN DI PPMKP CIAWI BOGOR
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Para koordinator penyuluh pertanian kecamatan se-Kabupaten Indragiri Hulu mengikuti Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor. Pelatihan ini dimulai tanggal 16 sampai dengan tanggal 23 September 2003 dan diselenggarakan atas kerja sama antara Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4KKP) Kabupaten Indargiri Hulu dengan PPMKP Ciawi. Kepala (PPMKP) Ir. KEMAL MAHFUD, MM menjelaskan bahwa peran sektor pertanian sebagai penghela pembangunan nasional, Kementerian Pertanian periode 2010 – 2014 telah menetapkan visi pembangunan pertanian yaitu “ Terwujudnya pertanian industri yang unggul berkelanjutan yang berbasis sumberdaya lokal untuk meningkatkan kemandirian pangan, nilai tambah, daya saing ekspor dan kesejahteraan petani ” Target utama visi pembangunan tersebut untuk mewujudkan empat sukses pembangunan pertanian yaitu : 1) pencapaian swasembada dan swasembada berkelanjutan, 2) peningkatan diversifikasi pangan, 3) peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor, dan 4) peningkatan kesejahteraan petani. Dalam rangka mewujudkan empat sukses pembangunan pertanian tersebut diperlukan sumber daya manusia pertanian yang profesional, kreatif, inovatif dan berwawasan global. Untuk itu penyuluhan, pelatihan, pendidikan pertanian serta standarisasi dan sertifikasi SDM pertanian perlu terus dikembangkan dan dimantapkan untuk menyiapkan aparatur yang kompeten, visioner, serta memahami peran dan fungsinya dalam pembangunan pertanian. Salah satu aparatur utama dalam pembangunan pertanian adalah penyuluh, yang mempunyai peranan sangat strategis dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan penyuluhan dan pembangunan pertanian. Sosok penyuluh yang mampu memainkan peranan tersebut adalah aparatur yang mempunyai kompetensi yang diindikasikan dari sikap dan perilaku yang penuh kesetiaan, ketaatan pada negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawabnya sebbagai pelayan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk dapat membentuk sosok seperti tersebut, maka perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur pelatihan yang mengarah kepada upaya peningkatan : 1) sikap dan semangat kepribadikan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, negara dan tanah air; 2) kompetensi teknis, manajerial, dan atau kepemimpinannya; 3) efisiensi, efektivitas dan kualitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan lingkungan kerja dan organisasinya. Sementara itu Kepala BP4KKP Kabupaten Indragiri Hulu menyampaikan bahwa, dengan diadakan pelatihan manajemen kepemimpinan pertanian mempunyai tujuan : 1) Meningkatkan pengetahuan, keahlian ketrampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional yang dilandasi dengan kepribadian dan etika pegawai negeri sipil sesuai dengan kebutuhan organisasi; 2) Menciptakan aparatur penyuluh yang mampu sebagai ujung tombak pertanian dan juga sebagai pembaharu serta perekat persatuan dan kesatuan bangsa; 3) Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat; 4) Memantapkan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas umum pemerintahan dan pembangunan demi terwujudnya pertanian industri yang unggul berkelanjutan yang berbasis sumberdaya lokal untuk meningkatkan kemandirian pangan, nilai tambah, daya saing, ekspor dan kesejahteraan petani.(Tarsuwi, SST ; Koordinator BP3KKP Kecamatan Kuala Cenaku) /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}