Loading...

Kreatif Mengemas Pesan di Media Sosial

Kreatif Mengemas Pesan di Media Sosial
Saat ini banyak orang yang memiliki akun di media sosial, namun sayangnya hanya digunakan untuk keperluan pribadi seperti update status. Padahal media sosial punya potensi lain yang lebih besar, salah satunya dapat menyebarkan inspirasi yang membawa dampak positif & berkelanjutan bagi seseorang maupun masyarakat secara luas. Untuk mengoptimalkan potensi dari media sosial, maka kita harus mengemas pesan yang akan disampaikan secara menarik dan terstruktur. Hal yang paling utama dan mendasari mengapa kita harus mengemas pesan secara menarik dan terstuktur adalah untuk efisiensi waktu dan efisiensi biaya.Mengapa konten harus dibuat kreatif & terjadwal? Ada banyak alasan. Langkah yang harus dilakukan dalam membuat pesan secara kreatif adalah :1. Pahami terlebih dahulu isi pesan yang akan disampaikan. Pastikan bahwa pesan yang Anda kirimkan kepada khalayak ramai, telah sesuai dengan kebutuhan para konsumen dan tentunya memberikan tambahan manfaat bagi para konsumen yang membacanya. Kita semua tentu pernah mendengar pepatah "mulutmu = harimaumu" saat ini seiring perkembangan teknologi istilah tersebut berubah menjadi "jarimu- harimaumu". Hendaknya isi pesan bersifat informatif, aktual dan faktual.2. Tentukan target penerima pesanBedakan cara penyampaian pesan sesuai dengan karakteristik penerima pesan, sehingga pesan yang disampaikan dapat mudah untuk dipahami. Misalnya saja dengan membedakan gender, umur, tingkat pendidikan, kelas ekonomi, dan lain sebagainya. 3. Gunakan ide kreatif untuk menyampaikan pesan Anda.Pada era lama (istilah anak sekarang zaman old), pesan bersifat satu arah misalnya: press release, berita, dsb. Bentuk visual juga terbatas; misalnya: radio, suratkabar/televisi. Pada era digital (zaman now), sasaran dari pesan harus dilibatkan dalam isi pesan atau cerita. Media yang bisa dimanfaatkan juga beragam; termasuk gim, vlog, film pendek/serial, dan sebagainya. Secanggih apapun media komunikasi yang digunakan, manusia tetap menyukai cerita maka sudah saatnya kita mengemas pesan dengan cerita dan tidak kaku. Ada banyak aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat creative content, baik berupa visual, audio, ataupun audio-visual, sebut saja Canva, Poster Maker, Movie Maker, dan lain-lain. Selain bentuk, pemilihan warna yang menarik (eyecatching) dan mudah untuk dipahami mampu mengubah cara kita berpikir, mungkin kita dapat memperhatikan bahwa beberapa warna dapat membawa efek yang sangat menenangkan untuk mata dan otak dan beberapa warna lainnya dapat mengganggu kita. Kita harus berhati-hati saat memilih warna yang akan digunakan pada sebuah desain. Karena setiap warna memiliki arti tersendiri dan setiap warna dapat mewakili setiap pesan yang akan disampaikan. Saat pemilihan warna, kita harus menghilangkan sifat "ego" dalam penerapannya ke sebuah desain. Penataan huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu dapat menciptakan kenyamanan dari penerima pesan. Pemilihan huruf yang benar memegang peranan penting dalam mengkomunikasikan ide atau informasi dalam membuat pesan yang kreatif.4. Memilih media sosial yang sesuai dengan target pasar.Pilihlah media sosial yang sering digunakan oleh target kita, sebab setiap media sosial memiliki fungsi dan kalangan pengguna (user) yang berbeda-beda. Bila kita membidik kalangan anak muda sebagai sasaran, maka situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter serta instagram menjadi media penting yang diandalkan. (Nurlaily). Sumber :http://helliumworks.blogspot.co.id/2011/03/pentingnya-warna-dalam-sebuah-desain.htmlMateri Workshop Publikasi melalui Media Sosial oleh Koekoeh Gesang Setyonugroho di Gedung PIA tanggal 15 Desember 2017