Loading...

KREATIFITAS PENYULUH SULSEL ENTASKAN KEMISKINAN

KREATIFITAS PENYULUH SULSEL ENTASKAN KEMISKINAN
14.00 Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Calibri; mso-bidi-theme-font:minor-latin;} Badan Koordinasi Penyuluhan (BAKORLUH) provinsi Sulawesi selatan mulai tahun ini memberikan bantuan dana kreatif bagi 300 orang penyuluh perikanan, pertanian dan kehutanan dari APBD provinsi tahun anggaran 2014. Bantuan dana tersebut bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas para penyuluh di lapangan agar mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin di wilayah kerjanya masing-masing. Kepala sekretariat Bakorluh Sulsel Dr. Achmar Manring, MS ketika melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Sidrap dan Pinrang, Rabu beberapa waktu lalu menjelaskan, selama ini ada image yang berkembang bahwa penyuluh lapangan tidak kerja lebih banyak duduk di kantor daripada ke lapangan. Untuk menghapus image tersebut maka tahun ini ada 300 oerang penyuluh pilihan dari beberapa kabupaten/kota diberi fasilitas anggaran untuk mendampingi 6 kepala keluarga miskin setiap penyuluh di wilayah kerjanya. Setiap keluarga miskin akan diberi modal usaha sekitar Rp.1.250.000 yang ditransfer melalui rekening penyuluh pendamping. “Ini baru pertama di Indonesia kalau berhasil maka tahun depan kita akan tingkatkan menjadi 2.000 penyuluh untuk mendampingi masing-masing 6 KK miskin,” ungkap Achmar Manring di hadapan seratusan penyuluh di aula BP4K Pinrang. Dikatakan kepala Bakorluh Sulsel paket kreatif yang diberikan kepada penyuluh yang terpilih pada akhir tahun akan dievaluasi sejauhmana dampak dari pendampingan para penyuluh tersebut. Ia berharap agar akhir 2014 penyuluh pendamping itu mampu mengentaskan 1.800 kepala keluarga miskin di Sulawesi selatan. Kegiatan pendampingan kreatifitas ini menjadi barometer kinerja dari 300 orang penyuluh pendamping ini. Menurut Achmar Manring, para penyuluh ini harus kreatif untuk memanfaatkan anggaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasam, pendampingan agar keluarga miskin bisa melepaskan status miskin menjadi sejahtera. “Disinilah peran dan kreatifitas para penyuluh bagaimana cara agar bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat yang dibinanya sehingga jika ada orang bertanya tentang kinerja penyuluh maka tunjukkan saja ke keluarga miskin yang dibinanya mampu meningkatkan kesejahteraannya,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut kepala sekretariat Bakorluh Sulsel di damping kepala BP4K Pinrang, Ir. H. Andi Amir Riu, MP menyerahkan bantuan pakaian seragam model semi jas “SULSEL SAYANG PENYULUH bagi penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan. Bantuan pakaian seragam ini mempunyai makna bahwa penyuluh di Sulsel memiliki jiwa kebersamaan yang tinggi untuk mensejahterahkan masyarakat Sulsel.(Abd. Salam)