Loading...

Kunjungan Dari Dinas TPH Provinsi Kalimantan Selatan Ke Demplot Padi BPP Kec. Sungai Pandan Kab. Hulu Sungai Utara

Kunjungan Dari Dinas TPH Provinsi Kalimantan Selatan Ke Demplot Padi BPP Kec. Sungai Pandan Kab. Hulu Sungai Utara
Pada hari Jum’at tanggal 2 September 2022, tim pendampingan demplot dari Provinsi Kalimantan Selatan berkunjung kembali ke lokasi demplot padi di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kunjungan kali ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan tanaman padi di demplot karena telah masuk fase generatif. Kabupaten Hulu Sungai Utara adalah salah 1 dari 3 kabupaten yang mendapatkan kegiatan demplot padi serupa, yakni Kabupaten Banjar dan Barito Kuala. Demplot atau demonstration plot adalah aktivitas penyuluhan pertanian di suatu wilayah dengan cara memperkenalkan dan memperagakan teknik-teknik pertanian. Di dalam kegiatan ini diperkenalkan keterampilan, varietas, teknologi, dan pupuk yang bisa dimanfaatkan dalam aktivitas pertanian. Atau suatu metode penyuluhan pertanian dengan cara membuat lahan percontohan, agar petani atau petugas penyuluh bisa melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemonstrasikan. Demplot bisa berupa Inovasi teknologi budidaya, VUB (Varietas Unggul Baru), pemupukan dan lain-lain yang disesuaikan dengan demografi wilayah tersebut. Kegiatan demplot padi APBN ini telah melaksanakan beberapa kegiatan seperti persiapan pengolahan tanah, pelaksanaan penanaman jajar legowo, pemeliharaan seperti pemupukan dan penyemprotan dan pengamatan pada tiap petak demplot. Demplot padi ini menggunakan benih padi pokok (BP) dengan 5 varietas unggul padi yakni : Varietas Barama Varietas Inpari Nutrizink Varietas Inpari 32 Varietas Inpari 43 Varietas Inpari 8 Selain itu pada demplot ini menggunakan beberapa Pupuk Organik Cair (POC), Biofungisida, Bioinsektisida, Fungisida, Insectisida, pupuk NPK dan Urea. Untuk perlakuan yang menggunakan pestisida nabati, didampingi oleh POPT kecamatan Sungai Pandan (Maulina Hasanah, SP), begitu pula dengan pengamatan OPT yang menyerang di tanaman demplot. Semua Penyuluh di BPP Kecamatan Sungai Pandan juga terlibat langsung dalam semua proses kegiatan sampai panen nanti. Menurut Bapak Novianoor Firdaus, SP selaku Kepala Seksi Metode dan Informasi, tahap selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah panen dan disusul oleh kegiatan field day yang akan dilaksanakan dengan mengundang petani andalan di Kecamatan Sungai Pandan, Dinas Terkait dan pihak Kecamatan. Selain itu juga diminta untuk mempersiapkan laporan akhir sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan demplot padi APBN yang dibuat sesuai dengan format pelaporan dengan memuat seluruh isi kegiatan dari awal persiapan hingga pascapanen dan pemasaran. Permasalahan yang ditemukan di lokasi demplot juga turut di jelaskan dalam pelaporan akhir dan solusi yang telah di putuskan oleh BPP untuk mengatasi masalah tersebut. Bapak Novianoor Firdaus juga di damping oleh ibu Rizqiani Noviyanti, SP yang siap menerima setiap pelaporan kegiatan. Setelah meliat perkembangan dari demplot padi ini, diperkirakan di pertengahan bulan September 2022 ini direncanakan akan dilaksanakan kegiatan Filed day. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah para petani dan petugas penyuluh dapat mengadopsi informasi, teknologi, ilmu, dan keterampilan yang sudah dilaksnakan. Output yang dihasilkan adalah kuantitas dan kualitas produksi pertanian di Kecamatan Sungai Pandan, dan Kabupaten Hulu Sungai Utara khususnya semakin membaik. Selain itu diharapkan para petani dapat mengadopsi varietas atau produk tani yang dipresentasikan, dapat mengedukasi petani agar dapat memilih produk pertanian dengan pencegahan hama yang tepat. Karena keberhasilan dari tujuan demplot tergantung pada interaksi antara pihak pemberi penyuluhan dengan para petani atau masyarakat yang ikut serta dalam penyuluhan. ( Farida Adriani, SP )