Loading...

Kunjungan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi di Kelompok Lumbung Pangan Mufakat Ds. Rantau Karau Hilir Kec. Sungai Pandan

Kunjungan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi di Kelompok Lumbung Pangan Mufakat Ds. Rantau Karau Hilir Kec. Sungai Pandan
Pada hari Selasa tanggal 6 Oktober 2020 di laksanakan kegiatan “Verifikasi, Pembinaan, Pemantauan, Monitoring dan Evaluasi“ di kelompok Lumbung Pangan Mufakat Desa Rantau Karau Hilir Kecamatan Sungai Pandan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Utara diantaranya Kabid Ketersediaan dan Distribusi, Kasi Ketersediaan dan Staf, dan dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, diantaranya dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi, Kabid Ketersediaan, Kasi Kerawanan. Pada kegiatan Verifikasi ini turut berpartisipasi Penyuluh Pendamping kelompok Lumbung Pangan Mufakat (Farida Adriani, SP., MP) dan pengurus kelompok diantaranya H. Abdul Wahab sebagai ketua Kelompok Lumbung, Idil Fitriadi sebagai Bendahara dan Rahmani sebagai Sekretaris. Kegiatan ini adalah monitoring pemanfaatan dana bantuan yang telah diterima pada April 2020. Dana Banper harus dibelanjakan seluruhnya pada tahun anggaran berjalan. Dari hasil monitoring, dalam gudang lumbung sampai saat ini terdapat 4.050 kg stok gabah dengan nilai Rp.24.300.000,- Pemerintah dan Pemerintah Daerah memfasilitasi pengembangan Cadangan Pangan Masyarakat untuk memenuhi ketersediaan pangan. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Untuk memperkuat ketersediaaan dan cadangan pangan dikembangkan melalui kegiatan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM). LPM berfungsi untuk mengelola stok pada saat musim panen raya/paceklik, antisipasi gejolak harga pangan, bencana alam, dan/atau bencana sosial serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan usaha ekonomi produktif Kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah melalui Kementrian Pertanian dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan lumbung pangan masyarakat adalah untuk mewujudkan penyediaan cadangan pangan untuk mendekatkan akses pangan masyarakat terutama anggota kelompok lumbung pangan . (Farida Adriani, SP)