Loading...

KUNJUNGAN ke KELOMPOK TANI “BAMBA BUNTU” Pelaksana Demplot Padi Sistim SRI

KUNJUNGAN ke KELOMPOK TANI “BAMBA BUNTU” Pelaksana Demplot Padi Sistim SRI
Kelompok Tani (Poktan) Kalisusuan Rara yang berasal dari Desa Bamba Buntu,Kecamatan Mamasa,Kabupaten Mamasa,setiap kali panen mampu menghasilkan beras sebanyak 7 ton/Ha di lahan tadah hujan melalui sistim SRI. Hal ini tak luput dari para anggotanya yang telaten dalam menanam Padi. Kendala terbesar dalam menanam padi di lahan tadah hujan ini adalah air karena tergantung dari sungai yang ada di belakang persawahan,Untuk mengairi 2 ha lahan persawahan di butuhkan waktu 2 hari 2 malam.Kemudian Pompa yang digunakan pun masih sangat sederhana.Tapi walaupun seperti itu kita belom pernah mengalami gagal panen,"jelas Imanuel salah satu anggota Kalisusuan Rara Poktan Kalisusuan Rara sudah berdiri sejak tahun 2010 dan sekarang jumlah anggotanya mencapai 25 orang. Berdasarkan penjelasan dari Markus, Ketua Poktan Kalisusuan Rara,Luas lahan yang dimiliki Poktan Kalisusuan Rara ± 2 Ha. Areal Persawahannya pun berada di lahan tadah hujan. Kendala terbesar dalam menanam padi di lahan tadah hujan ini adalah air karena persawahan,di butuhkan 2 hari 2 malam. Kemudian pompa yang di gunakan pun tergolong yang sederhana.Tapi walaupun seperti itu, Kita belum pernah mengalami gagal panen, "terang Markus (Ketua Poktan Kalisusuan Rara) Dari Mulai tanam hingga panen, Poktan Kalisusuan Rara tergolong poktan yang telaten. Ketua poktan Kalisusuan Rara sangat jenius dalam hal mengawinkan bibit,sehingga dia bisa menggunakan bibit yang belum pernah digunakan oleh poktan-poktan yang ada di wilayah kabupaten Mamasa dia sangat rajin membaca majalah sinar Tani dan mengutik pengalaman yang menurutnya berguna untuk kelompok taninya,selaku ketua poktan Markus selalu membimbing anggotanya agar selalu telaten dan berkat kerja kerasnya markus menciptakan bibit padi hasil temuannya yang diberi nama bibit bambumas,sudah banyak poktan lainnya yang berminat dengan bibit yang diciptakan dan sudah banyak yang membeli bibit buatannya,hanya kendala modal saja dia tidak bisa mnyebarnya lebih luas lagi terang Markus. Untuk Pengarapan Lahan pada awalnya, mereka memberikan pupuk organik sebagai nutrisi tanahnya,baru setelah itu menggunakan pupuk an Organik. Merekapun termasuk Poktan yang rajin mengikuti penyuluhan. Dari penyuluhan tersebut,mereka menjadi tahu bagaimana menggunakan pestisida dengan bijaksana. " Anggota di poktan ini sering sekali mengikuti penyuluhan,sehingga kita tahu bagaimana membasmi hama tampa merusak tanamannya.Selain itu, di dalam penyuluhan juga ketika diberi tahu penggunaan bibit yang baik agar hasilnya melimpah. Merekapun termasuk poktan yang rajin mengikuti penyuluhan. dari penyuluhan tersebut,mereka menjadi tahu bagaimana menggunakan pestisida dengan bijaksana " Anggota di poktan ini seringkali mengikuti penyuluhan ,sehingga kita tahu bagaimana membasmi hama tampa merusak tanamannya,Didalam penyuluhan juga kita diberi tahu penggunaan bibit yang baik di lahan tadah hujan agar hasilnya melimpah, jadi sekarang hampir seluruh anggota poktan Kalisusuan Rara menggunakan inpari sebagai benihnya. Dengan rajin mengikuti penyuluhan, poktan Kalisusuan Rara merasa terbantu. Tapi mereka sangat berharap pemerintah pusat pun turut membantu. " Walaupun kita rajin mengikuti penyuluhan, kita juga sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat pun turut membantu,terutama masalah pengairan. "Walaupun kita rajin mengikuti penyuluhan,kita juga sebenarnya menghrapkan bantuan dari pemerintah pusat.Ya minimal,Pompa Air kita diganti dengan yang lebih baik,sehingga tidak perlu membutuhkan waktu yang lama dalam mengairi lahan sawah kita, terang Markus Kami sangat bersyukur di beri waktu dan kesempatan untuk mengundang kepala Dinas pertanian, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Kepala BP3K Kec.Mamasa,Penyuluh dan Stafnya datang berkunjung di lahan kami untuk melihat hasil panen kita dan sekaligus melakukan pengambilan Ubinan perdana oleh Kepala Dinas Pertanian (Ir. Mambu) dan Kepala Badan Ketahanan Pangan (Simon, SP) "Kelompok Tani Kalisuan Rara dapat menjadi contoh dari Kelompok tani lainnya yang ada di kabupaten Mamasa Terang Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Badan Ketahanan Pangan.