Loading...

KUNJUNGI BATOLA, PETANI KETAPANG DAPAT PENGETAHUAN BARU

KUNJUNGI BATOLA, PETANI KETAPANG DAPAT PENGETAHUAN BARU
Petani Kabupaten Ketapang Propinsi Kalimantan Barat melakukan kunjungan studi banding kegiatan pertanian di Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan Mulai Hari Senin tanggal 30 Nopember 2020, kegiatan ini dilaksnakan dalam rangka memberikan motivasi kepada petani dan penyuluh berprestasi dalam kegiatan usaha tani dan pendampingan pelaku utama dalam melakukan kegiatan usaha tani terutama tanaman padi. Rombongan Kabupaten Ketapang disambut baik oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Kabupaten Barito Kuala yang diwakili oleh pak Rakhmadi selaku Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (PSDMP). Dalam sambutannya beliau menyampaikan terima kasih atas kesediaan dari Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang untuk memilih kami Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Barito Kuala dalam kegiatan studi banding ini. kami sangat menyambut baik kegiatan ini dan semoga apa yang dicita-citakan bisa didapat sesuai dengan diharapkan, tambahnya. Kegiatan pertanian di Kabupaten Barito Kuala merupakan keterpaduan sistem usaha tani yaitu antara padi, jeruk dan tanaman sayuran sehingga walaupun masa pandemik covid-19 para petani dapat tetap eksis dalam kegiatan usaha taninya. Kegiatan studi banding ini dilakukan dalam rangka memberikan penyegaran dan semangat yang baik bagi petani dan penyuluh Kabupaten Ketapang terutama pelaksana kegiatan integrated of partisipatory development an management of irrigation project (IPDMIP) pertanian Kabupaten Ketapang agar usaha taninya lebih baik lagi dan pendampingan petani semakin ditingkatkan. Kegiatan ini dimulai dengan mengunjungi UPT Balai Besar Tanaman Pangan Kecamatan Barambai yang langsung diterima dengan baik oleh pak rakhmadi dan Plt.Kepala UPT Balai Benih Tanaman Pangan bapak Bukhori. Serta Koordinator BPP Kecamatan Berambai Beserta Para Penyuluhnya. Dalam kegiatan tersebut disampaikan tentang usaha balai benih dalam menjadikan UPT BBTP Kecamatan Barambai ini sebagai tempat inovasi teknologi dan pariwisata sesuai dengan visi dari UPT BBTP Kecamatan Barambai ini. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian dari ketua Gapoktan Kolam Kiri Maju Bersatu pak purwanto tentang kegiatan usaha tani di Gapoktannya sehingga bisa mencapai IP300 dan IP400. Sebuah pengetahuan yang baik untuk dibagikan bahwa pemanfaatan lahan pasang surut untuk pengembangan buddidaya tanaman terutama tanaman padi bisa kita lakukan asalkan dengan input teknologi yang baik, kesadaran petani dan kerja sama setiap stakeholder terkait dalam kegiatan pertanian. Namun demikian keberhasilan tersebut harus dimulai dengan pengelolaan air dan irigasi yang baik sesuai dengan tipe-tipe lahan tempat budidaya. Berbagai upaya yang dilakukan dalam usaha pemanfaatan lahan dan air irigasi para petani di lingkup Gapoktan pak pur sapaan akrabnya bagaimana kita harus selalu memperhatikan tentang penggelolaan air yang baik terutama bagi petani pengguna dan penggelola Air (PPPA). Dalam kegiatan usaha tani padi Untuk mencapai IP300 bahkan IP400 para petani mengunakan benih unggul lokal yang berumur pendek seperti varietas panter, inpara 2 yang berumur 90 hari sehiggga bisa tanam 4 kali setahun. Kegiatan studi banding dilanjutkan dengan mengunjungi lokasi penanaman padi dengan IP300 dan IP400, pada kesempatan tersebut petani dari ketapang diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk bertanya dan membagikan pengalamannya juga terhadap penggelolaan usaha tani agar bisa mencapai 3 kali setahun bahkan 4 kali satu tahun. Yang paling ditekankan dalam kegiatan usaha tani tersebut adalah bagai mana petani mampu untuk menggelola air dan mampu serta mau melakukan kegiatan usaha tani dengan baik. Kegiatan selanjutnya sebagai rangkaian dari kegiatan studi banding adalah mengunjungi BPP Kecamatan Rantau Badauh sebagai salah satu kecamatan pelaksana kegiatan IPDMIP. Di kecamatan ini para petani disuguhkan dengan kemampuan petani dalam memanfaatan kearifan lokal sebagai upaya mendukung kegiatan usaha tani salah satu pembuatan alat tabur benih dengan paralon serta alat bajak tanah untuk pengolahan lahan serta berkesempatan melihat langsung sistem budidaya yang mengintegrasikan antara tanaman pangan dan hortikultura. Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang yang diwakili oleh kepala Bidang Penyuluhan Ibu Nini Marina,S.Hut. Mengatakan bahwa kami sangat berterima kasih atas kesediaan pak rakhmadi dan kawan-kawan dalam memfasilitasi kami sehingga dapat terwujud sesuai yang diharapkan, kami dan rombongan sangat antusias dalam melakukan kegiatan ini. Penulis : Syahrudin (PP Pertama Kabupaten Ketapang)