MANAGEMEN TANAMAN SEHAT (MTS) Berbicara mengenai Managemen Tanaman Sehat (MTS) tidak lepas dari bagaimana upaya yang coba dilakukan oleh jajaran perlindungan tanaman mengenai wujud implementasi konsep dan prinsip PHT dalam pelaksanaan budidaya tanaman . Merujuk pada realisasinya secara nyata, maka dilakukan penyusunan sebuah konsep berwujud kegiatan yang komprehensip dalam budidaya tanaman yang mencakup aspek : Perbaikan sistim budidaya Penguatan kelembagaan petani Peningkatan perekonomian demi kesejahteraan petani Yang melatar belakangi munculnya MTS adalah : Kondisi sistim budidaya yang ada saat ini Implementasi PHT yang belum bisa dilaksanakan secara maksimal Beberapa alasan yang mendorong munculnya MTS : Model Penerapan PHT yang dikembangkan selama ini dianggap tidak popular, tidak bisa mengamankan produksi, sehingga seolah olah peran PHT tidak jelas terutama dalam mendukung peningkatan produksi PHT dianggap sebagai teori, belum dapat diterapkan secara nyata dalam sistim pertanian yang ada PHT dianggap sebatas pelaksanaan sekolah lapang yang artinya masih proses belajar PHT dianggap sebatas program pemberdayaan kwalitas sumber daya manusia Geraakan PHT belum melembaga dan membudaya dikalangan masyarakat tani Definisi MTS : Pengelolaan agroekosistim dalam suatu kawasan / hamparan dengan pendekatan yang terencana, komprehensip, integral dan berkelanjutan yang meliputi semua aspek baik ekologi,ekonomi dan social Terencana : Pengelolaan agroekosistem terencana sebelum mulai tanam berdasarkan pengalaman masa sebelumnya dan menjadi penguatan untuk layanan agroekosistem sesuai kearifan local yang ada Komperenhensif : meliputi semua aspek dan tidak terpatas pada OPT saja, tetapi meliputi aspek ekologi,ekonomi dan social budaya serta proses bagaimana sesua aspek tersebut beinteraksi Integral : menyeluruh dan tidak terpisahkan antara semua sistim. Semua komponen terlibat didalamnya dan tidak terpisahkan antara sistim budi daya, sistim perlindungan tanaman, sistim menegement pasar serta apemberdayaan SDM, sistim social budaya yang ada dimasyarakat dan saling berinteraksi Berkelanjutan : setrategi yang digunakan berjangka panjang yaitu sistim pertanian yang tidak merusak, tidak mengubah, serasi,selaras dan seimbang dengan lingkungan atau pertanian yang potuh dan tunduk pada kaidah – kaidah alamiah Kunci keberehasilan MTS : nuansa ekologis,kelayakan ekonomi,social budaya, meningkatkan kwalitas hidup,menjaga kelestarian SDA dan harmonisasi interaksiantar komponen tersebut dalam pelaksanaanya sesuai kearifan local. (Admin_Eliana Sulistyorini, Amik Winarti, Jemangin)