Loading...

MANFAAT HUTAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN DAN PRODUK PERTANIAN

MANFAAT HUTAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN DAN  PRODUK PERTANIAN
Kerusakan hutan menyebabkan perkembangan infrastruktur dan perkembangan proses pembangunan mengalami degradasi ( penurunan ). Degradasi pada ekosisitem hutan akan mengakibatkan pengurangan biomassa, kapasitan produksi dan bio difersitas (keanekaragaman hayati). Degradasi lebih lanjut pada sumber daya hutan pada akhirnya akan menghasilkan deforestasi ( kerusakan hutan ). Dan ini akan merugikan baik secara ekonomis maupun ekologis. Hutan sebagai sumber energy dan sumber daya tidak hanya menyediakan kayu, kertas dan sebagainya, tetapi juga berperan dalam konservasi tanah dan air, bahkan dapat menyebabkan turunnya hujan di daerah tersebut. Bertambahnya populasi manusia dengan seperangkat kebutuhan pendukungnya yang semaikin komplek sering menjadi sebab semakin menurunnya luas lahan hutan dan fungsi-fungsinya. Karena pemanfaatan sumber daya hutan untuk memenuhi kebutuhan terus berlangsung, sehingga perlu diusahakan agar tetap dapat melangsungkan pelaksanaan pembangunan dengan tanpa merusak lingkungan atau eksploitasi sumber daya alam. Pendekatan untuk memperbaiki lahan dengan agroforesteri adalah merupakan pilihan yang tepat. System agroforesteri ini sangat efektif dan merupakan perpaduan yang harmonis dalam meminimalkan penggunaan lahan antara tanaman budidaya pertanian dengan tanaman hutan. Agroforesteri merupakan system pengolahan lahan secara keseluruhan yang merupakan kombinasi antara kegiatan kehutanan, pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan secara serentak pada lahan yang sama dengan menggunakan menejemen praktis yang disesuaikan dengan pola budaya masyarakat setempat. Peran agroforesteri akan semakin efektif dalam meningkatkan produktifitas tanaman hutan dengan sekaligus konservasi tanah. System agroforesteri mempunyai beberapa pengaruh pada beberapa jenis organisme, juga dapat digunakan dalm mengendalikan serangan hama dan penyakit dengan cara memilih jenis beberapa tanaman yang bukan sarang atau inang hama penyakit tanaman. Pemilihan karakteristik pohon yang ditanam dihutan sangat penting pengaruhnya terhadap lingkungan. Pemilihan ini didasarkan pada beberapa karakteristik morfologi yang bervariasi. Fungsi-fungsi pohon yang ditanam akan mendukung seperti : Sebagai naungan (shading plant) Sebagai pakan ternak (forage) Sebagai bahan kayu bakar Sebagai penghasil tanaman buah Memberikan kontribusi tambahan dalam membentuk ekosistem hutan dimasa yang akan datang. Hubungan Agroforestri dengan iklim. Pohon dalam system agroforestri mempunyai beberapa pengaruh pada beberapa jenis organisme. Berkaitan dengan pagar hidup yang berfungsi untuk menahan angin dengan control seperti halnya pemangakasan dan penebanganakan mampu membantu mengendalikan arah angin. Mudah dalam mengontrol kebutuhan sinar matahari pada tanaman budidaya pertaniandi bagian bawahnya. Juga dapat digunakan dalam mengendalikan serangan hama penyakit dengan cara memilih beberapa jenis tanaman yang bukan merupakan sarang atau inang hama dan penyakit tanaman, bahkan kalua memungkinkan pohon yang menjadi musuh alami serangga atau hewan perusak tanaman lainnya. Oleh : Sayit Riyadi,Sp.