Loading...

Manfaat Pengapuran Bagi Tanaman

Manfaat Pengapuran Bagi Tanaman
Salah satu cara untuk memperbaiki PH Tanah adalah dengan pengapuran. PH tanah yang masam akan akan meningkat dengan pemberian kapur sehingga dapat menciptakan kondisi lingkungan tanah yang baik untuk kehidupan mikroorganisme. Kondisi tanah yang baik akam mempercepat proses meineralisasi N dari sumber Pupuk N dan kadar NH4+ yang dihasilkan akan meningkat. Hal ini akan mempengaruhi ketersediaan unsur N yang dapat diserap oleh tanaman sehingga pertumbuhan tanaman jagung dapat maksimal dan menghasilkan produksi yang maksimal. Tanaman jagung membutuhkan paling kurang 13 unsur hara yang diserap melalui tanah. Salah satu unsur hara yang penting bagi tanaman jagung adalah unsur N. Kelebihan unsur N juga berakibat terganggunya pertumbuhan tanaman jagung. Selain itu tanaman jagung juga akan memiliki masa vegetatif yang lebih panjang dan mudah rebah. Oleh sebab itu kita perlu mengetahui kandungan N dalam tanah agar penambahan pupuk dapat digunakan secara efisien oleh tanaman. Unsur N didapat kan oleh tanaman jagung dari pemberian Pupuk Urea dan juga dari Pupuk ZA pada tanah yang PH nya kurang dari 6. Pupuk ZA memberikan kadar N daun, panjang tongkol dan hasil yang lebih tinggi dibanding urea. Hal tersebut disebabkan karena tanah kapuran tanggap terhadap hara S sehingga ZA lebih efektif dibanding urea. Pengapuran dapat meningkatkan PH tanah sehingga pemberian kapur pada tanah masan akan merangsang pembentukan struktur remah, mempengaruhi pelapukan bahan organik, dan pembentukan humus. Kapur pertanian dengan efektif mampu memperbaiki sifat kimia tanah. Pemberian kapur juga dapat menetralkan senyawa beracun dan menekan penyakit tanaman. Dengan meningkatnya PH tanah, maka akan tersedia unsur N,P, dan S serta unsur mikro bagi tanaman. Pemberian kapur yang mengandung kalsium dapat mencegak kemasaman pada cairan sel, mengatur permeabilitas dinding sel, mempercepat pembelahan sel, membantu pengembalian nitrat dan mengatur enzim yang akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman. PH tanah yang meningkat karena pemberian kaput menciptakan kondisi lingkungan tanah yang baik untuk kehidupan mikroorganisme didalam tanah sehingga akan mempercepat proses mineralisasi N dari sumber pupuk. Serapan N tanaman pada tanah yang diberi kapur lebih tinggi dibanding dibanding dengan tanah yang tidak dikapur, hal ini membuktikan bahwa pengapuran akan meningkatkan PH dan kadar ion amonium dalam tanah sehingga serapan N pun juga meningkat. Ketersedian N dalam tanah yang dapat diserap oleh tanaman jagung membantu proses pertumbuhan. Meningkatnya pertumbuhan tanaman jagung akibat pemberian Nitrogen yang optimal juga dapat meningkatkan pembentukan klorofil yang menyebabkan warna daun menjadi lebih hijau. Pemberian kapur dapat memperbaiki sifat fisik tanah sehingga penyerapan unsur dapat dilakukan oleh tanaman dengan optimal.