Pengemasan disebut juga pembungkusan, pewadahan atau pengepakan. Pengemasan memegang peranan penting dalam pengawetan dan mempertahankan mutu bahan hasil pertanian. Adanya wadah atau pembungkus dapat membantu mencegah atau mengurangi kerusakan, melindungi bahan pangan yang ada di dalamnya, melindungi dari bahaya pencemaran serta gangguan fisik (gesekan, benturan, getaran). Di samping itu pengemasan berfungsi untuk menempatkan suatu hasil pengolahan atau produk industri agar mempunyai bentuk-bentuk yang memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi. Dari segi promosi wadah atau pembungkus berfungsi sebagai perangsang atau daya tarik bagi konsumen. Karena itu, bentuk, warna, ukuran, kekuatan dan dekorasi dari kemasan perlu diperhatikan dalam perencanaannya.Tujuan PengemasanBahan kemas baik bahan logam, maupun bahan lain seperti bermacam-macam plastik, gelas, kertas dan karton seyogyanya mempunyai 6 fungsi utama; yaitu :1. sebagai pelindung terhadap kotoran dan kontaminasi,2. sebagai pelindung thd kerusakan fisik, perubahan kadar air dan penyinaran (cahaya),3. mempunyai fungsi yang baik, efisien dan ekonomis khususnya selama proses penempatan bahan ke dalam wadah kemasan,4. mempunyai kemudahan dalam membuka atau menutup dan juga memudahkan dalam tahap-tahap penanganan, pengangkutan dan distribusi,5. mempunyai ukuran, bentuk dan bobot yang sesuai dengan standar yang ada, mudah dibuang, dan mudah dibentuk atau dicetak,6. menampakan identifikasi, informasi dan penampilan yang jelas agar dapat membantu promosi atau penjualan.Dengan banyaknya persyaratan yang diperlukan bagi bahan kemas, maka tentu saja bahan kemas alami tidak akan dapat memenuhi sebagian besar persyaratan tersebut. Karena itu manusia dengan bantuan teknologi berhasil membuat bahan kemas sintetik yang dapat memenuhi sebagian besar dari persyaratan minimal yang diperlukan (Syarief, 1989).Macam-macam Bentuk KemasanKemasan dapat digolongkan berdasarkan berbagai hal antara lain : frekuensi pemakaian, struktur sistem kemasan, sifat kekakuan bahan kemas, sifat perlindungan terhadap lingkungan, dan tingkat kesiapan pakai (Iskandar, 1987).1. Frekuensi pemakaian.a. Kemasan sekali pakai (disposable), yaitu kemasan yang langsung dibuang setelah dipakai (bungkus permen, bungkus daun)b. Kemasan yang dapat dipakai berulang kali (multi trip), yaitu kemasan yang dikembalikan pada penjual setelah dipakai (beberapa jenis botol minuman)c. Kemasan yang tidak dibuang atau dikembalikan (semi disposable), kemasan tersebut biasanya digunakan untuk keperluan lain setelah dipakai (kaleng susu)2. Struktur sistem kemas.a. Kemasan primer, yaitu kemasan yang langsung mewadahi bahan (kaleng susu, botol minuman, bungkus tempe)b. Kemasan sekunder, yaitu kemasan yang fungsi utamanya melindungi kemasan primer (kotak karton, keranjang tempe)c. Kemasan tersier, kuarter, dst., yaitu apabila masih diperlukan lagi pengemasan setelah kemasan primer dan sekunder.3. Sifat kekakuan bahan kemas.a. Kemasan fleksibel, yaitu bila bahan kemas mudah dilenturkan tanpa adanya retak atau patah (plastik, kertas, foil).b. Kemasan kaku, yaitu bila bahan kemas bersifat keras, kaku, tidak tahan lenturan (kayu, gelas, logam)c. Kemasan semi kaku atau semi fleksibel, yaitu bahan kemas yang memiliki sifat-sifat antara kemasan fleksibel dan kemasan kaku (botol plastik).4. Sifat perlindungan terhadap lingkungan.a. Kemasan hermitis (tahan uap dan gas), yaitu kemasan yang secara sempurna tidak dapat dilalui oleh gas, udara dan uap air (kaleng dan botol gelas).b. Kemasan tahan cahaya, yaitu kemasan yang tidak bersifat transparan (logam, kertas, foil)c. Kemasan tahan suhu tinggi, kemasan yang tahan terhadap proses pemanasan (logam dan gelas).5. Tingkat kesiapan pakai.a. Kemasan siap pakai, yaitu bahan kemas yang siap untuk diisi dengan bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik (botol, kaleng)b. Kemasan siap dirakit atau disebut juga kemasan, yaitu kemasan yang masih memerlukan tahap perakitan sebelum pengisian (lempengan logam, kertas, foil atau plastik).Ditulis kembali oleh : Ir.Kukuh Wahyu WidjajantoBalai Besar Pengakajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP)Jl. Tentara Pelajar No.10 Bogor,14116 E-mail : widjajantokukuh@yahoo.com