Loading...

MELAKUKAN UJI KANDUNGAN UNSUR HARA PASCA BANJIR PERSAWAHAN KECAMATAN ASERA KABUPATEN KONAWE UTARA

MELAKUKAN UJI KANDUNGAN UNSUR HARA PASCA BANJIR PERSAWAHAN KECAMATAN ASERA KABUPATEN KONAWE UTARA
Musibah banjir yang terjadi di kabupaten konawe utara khususnya di Kecamatan Asera bulan juni yang silam, menyisahkan masalah bagi petani. Pasca banjir hampir seluruh areal pertanian terdampak banjir meninggalkan jejak yang sangat meresahkan petani, disetiap wilayah dan desa Kecamatan Asera terlihat sisa dan jejak banjir khususnya di areal persawahan musibah ini menyisahkan lumpur yang berwarna kuning dengan ketebalan 1 meter bahkan lebih. Menurut para ahli dari BPTP Sultra, endapan lumpur yang menutupi areal persawahan tidak bisa ditanamani padi, dikarenakan lumpur ini memiliki kandungan unsur harah yang rendah bahkan tidak ada, dan memiliki kandungan racun yang tinggi. Walaupu diusahakan untuk ditanami padi atau tanaman pangan lainnya memerlukan biaya yang sangat tinggi. Menurut seoarang peneliti senior dan salah satu rekannya dari BPTP Sultra Ir. Suharno menegaskan bahwa matrial lumpur yang terdapat diareal persawahan ini akan dianalisis atau akan dilakuakn uji tingkat kesuburan, dimna hasil analisis tersebut akan menjadi patokan langkah yang akan akan diambil selanjutnya guna menyelamatkan lahan persawahan yang terdampak banjir.