Menanam sayuran dengan cara hidroponik sekarang lagi trend di tengah – tengah pandemic covid19. Salah satunya menanam selada. Hidroponik merupakan budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah, cara ini menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi tanaman. Dengan cara hidroponik ini, air yang dibutuhkan pun lebih sedikit daripada menanam dengan tanah Berikut paparan tentang persiapan penanaman selada sampai panen : Persiapan penanaman Alat dan Bahan Tandon isi larutan nutrisi hidroponik, untuk bahan yang dipakai terserah dan seadanya dirumah seperti botol bekas, ember, kaleng bekas biskuit, baskom atau box stryrofoam. Pot tanaman juga bisa, contohnya botol bekas air minum, net pot, cup plastik. Sumbu dapat menggunakan kain flanel, sumbu ini berfungsi untuk menaikkan larutan nutrisi yang ada pada tandon Untuk nutrisi selada adalah AB MIX karena selada adalah sayuran daun Benih selada secukupnya Siapkan media tanam seperti cocopeat (sabut kelapa), rockwoll, atau arang sekam. Alat pengukur kepekatan PPM atau nutrisi hidroponik atau yang biasa disebut TDS/EC meter. Air baku atau air yang mempunyai PPM tidak lebih dari 150-200, biasanya terdapat pada air sumur, air sungai, air buangan AC. Persiapan pembibitan selada hidroponik. Semai benih selada di polybag, keranjang plastik atau wadah lainnya. Sebelum menyemaikan benih selada ke polybag atau wadah, beri arang sekam pada wadah tersebut kemudian basahi media, kemudian tanam benih selada satu persatu. Biasanya 3-4 hari benih selada sudah berkecambah. Bila benih sudah berumur 25-30 hari pasca penyemaian, artinya benih siap untuk ditanam. Siapkan tandon yang berisi larutan nutrisi. Kemudian pasang sumbu dari kain flanel dengan catatan panjang sumbu disesuaikan dengan kedalaman tandon serta usahakan sampai menyentuh dasar tandon. Buka dengan hati-hati polybag yang berisi bibit selada agar akar bibit selada tidak putus atau rusak, lalu masukkan pada pot, kemudian isi pot selada dengan media tanam hingga penuh. Bila sudah selesai letakan pot pada tandon. Dalam meletakkan selada hidroponik yang baru ditanam sebaiknya pada tempat yang agak teduh dari sinar matahari kurang lebih selama 2-3 hari, kemudian bila tanaman berumur sekitar semingguan perkenalkan dengan sinar matahari secara bertahap Untuk peletakan selada hidroponik juga perlu diperhatikan jarak tanamnya, jarak tanam selada hidroponik yaitu 25×25 cm atau 30×30 cm. Kadar PPM larutan nutrisi selam pertumbuhan selada Awal tanam atau 1 sampai 7 hari pasca tanam semaian yaitu 500 PPM atau setara dengan 2,5 ml nutrisi A + 2,5 nutrisi B per 1 liter air Pada minggu kedua atau hari ke 8-14 hari pasca tanam, berikan 700 PPM atau setara dengan 3,5 ml nutrisi A + 3,5 nutrisi B per 1 liter air Pada minggu ketiga atau ketika selada berumur 15-21 hari pasca tanam nutrisi dinaikkan menjadi 900 PPM atau setara dengan 4,5 ml nutrisi A + 4,5 nutrisi B per 1 liter air Pada minggu keempat atau selada sudah berumur 22 hari-waktu panen kadar larutan nutrisi selada hidroponik sama dengan kadar nutrisi pada minggu ketiga. Nutrisi yang diberikan semakin banyak pada tanaman selada bila umur selada hidroponik meningkat. Perawatan dan pemeliharaan tanaman selada hidroponik Pemeliharaan dan perawatannya cukup mudah dan tidak terlalu rumit, tapi kita juga tidak boleh terlalu mengabaikannya. Tanaman selada harus terkena sinar matahari yang cukup dan nutrisi yang sesuai dengan umurnya. Bila terjadi bercak daun, busuk akar, lakukan pemotongan pada bagian yang diserang hama penyakit, dan lakukan penyemprotan cairan fungisida atau bakterisida dengan kadar yang sesuai. Tips menanam selada hidroponik di dataran rendah dan juga perawatannya adalah : Bila tanaman ditaruh pada tandon dengan ukuran kecil, kita harus rajin mengecek larutan nutrisi didalamnya jangan sampai kehabisan. Selalu cek juga suhu larutan jangan sampai terlalu tinggi, bila suhu terlalu tinggi akan mengakibatkan tanaman layu lalu mati. Untuk mencegahnya dibalut dengan kain tebal yang dibasahi, atau bisa diganti dengan kardus atau styroform, hal ini untuk menjaga suhu larutan nutrisi tetap dingin di terik panas pada siang hari. Bila penanaman selada dalam lingkup yang kecil atau sekedar hobi menanam, perawatannya bila terkena hama penyakit dengan cara manual atau memotong bagian yang terkena hama atau bila perlu lakukan penyemprotan dengan pestisida nabati. Umur selada hidroponik yang siap dipanen Dalam umur panen selada yang ditanam di tanah dengan hidroponik tidak sama, dalam hidroponik selada dapat dipanen pada umur 23 hari pasca tanam, bila dihitung pasca semai kurang lebih selama 58 hari untuk panennya. Penulis Nurfatma, SP., M.Si. Penyuluh Pertanian TPHBun Prov. Sul-Sel