Loading...

MENGENAL BUDIDAYA PADI ORGANIK SISTIM SRI

MENGENAL BUDIDAYA PADI ORGANIK SISTIM SRI
Padi dapat tumbuh pada ketinggian 0-1500 meter dari permukaan laut dengan temperatur 19-27 derajat celcius, memerlukan penyinaran matahari penuh. penyerbukan dan pembuahan tanaman padi dibantu oleh angin. Padi sawah memerlukan habitat tanah lumpur yang subur dengan ketebalan 18-22 cm dan pH tanah 4 – 7. Guna mendukung program swasembada beras, kita perlu mengenal budidaya padi organik, yang harganya cukup tinggi dan tentunya dengan kualitas lebih baik dan lebih sehat bagi yang mengkonsumsi. Tahap budidaya padi organik sistim SRI sebagai berikut: Penyemaian Langkah pertama pada penyemaian adalah melakukan seleksi benih dengan maksud supaya diperoleh benih yang benar-benar baik. Benih padi yang digunakan untuk luasan 100 meter persegi diperlukan sekitar 250 gram. Untuk mengecek baik tidaknya benih bisa dilakukan dengan menguji benih dalam air, benih yang baik adalah benih yang tenggelam, sementara itu benih yang mengapung adalah benih yang kurang baik, biasanya benih yang mengapung adalah benih yang tidak bagus. Untuk memastikan benih yang tenggelam tersebut benar benar baik, maka uji kembali benih tersebut dengan memasukannya kedalam air yang sudah diberi garam. Larutan air garam yang cukup untuk menguji benih adalah larutan yang apabila dimasukkan telur, maka telur akan terapung. Benih yang baik untuk dijadikan benih adalah benih yang tenggelam dalam larutan tersebut. Benih yang telah diuji lalu direndam dalam air biasa selama 24 jam kemudian ditiriskan dan diperam selama 2-3 hari ditempat yang lembab hingga keluar calon tunas dan kemudian disemaikan pada media tanah dan kemudian diberi pupuk kompos sebanyak 10 kg. Setelah umur semai 7-12 hari benih padi sudah siap ditanam. Pengolahan lahanPengolahan lahan untuk penanaman padi sawah dilakukan dengan cara dibajak dan dicangkul. Biasanya dilakukan minimal 2 kali pembajakan yangkni pembajakan kasar dan pembajakan halus yang diikuti dengan pencangkulan: Setelah selasai, sawah digenangi dengan air selama 1 hari.Padi yang telah disemai dan sudah siap ditanam yaitu benih berumur 7-12 hari. Perlu diperhatikan bahwa benih yang disemai tidak melebihi umur 12 hari mengingat jika terlalu tua maka tanaman akan sulit beradaptasi dan tumbuh disawah karena akarnya sudah terlalu besar. PenanamanBenih ditanam dengan jarak tanam sesuai dengan metode SRI yakni 25 x 25 cm atau 30 x 30 cm. Penanaman dilakukan dengan memasukkan satu bibit pada satu lubang tanam. Dan penanaman tidak terlalau dalam supaya akar bisa leluasa menyerap hara. Pemeliharaan padi organikPada penanaman budidaya padi organik dengan metode SRI yang harus diperhatikan adalah menjaga aliran air supaya sawah tidak tergenang terus menerus namun lebih pada pengaliran air saja. Untuk itu, setiap hari petani biasanya melakukan control dan menutup serta membuka pintu air secara teratur. Berikut panduan pengairan SRI: 1) penanaman benih dangkal, tanpa digenangi/ air macak-macak, sampai anakan sekitar berumur 10-14 hari; 2) Kemudian sawah digenangi/diisi air dengan tujuan menghambat pertumbuhan rumput/gulma, untuk pemenuhan kebutuhan air serta melumpurkan tanah. Sawah digenangi sampai tanah tidak tersinari matahari; 3) Sekitar seminggu jika tidak ada pertumbuhan yang signifikan dilakukan pemupukan, ketika pemupukan sawah dikeringkan dan galengan ditutup; 4) ketika umur 2 bulan, tanaman padi mulai berbunga, sawah harus digenangi lagi, dan ketika akan panen dikeringkan; 5) Pemupukan biasanya dilakukan pada 20 hari setelah tebar, pupuk yang digunakan adalah kompos sekitar 175-200 kg. Ketika dilakukan pemupukan sawah dikeringkan dan pintu air ditutup. Setelah 27 hari setelah tebar, aliri sawah secara bergilir antara kering dan basah.Beberapa hama yang sering menyerang tanaman padi diantaranya burung, walang sangit, dan wereng. Cara penanganannya bisa dengan cara manual (untuk hama burung), penyemprotan dengan pestisida hayati seperti nanas, bawang putih dan gadung. Untuk penyakit biasanya dengan cara mencabut dan membakar tanaamn yang sudah terkena penyakit daun menguning. Untuk pencegahan harus dilakukan penanaman secara serentak, penggunaan bibit yang sehat, pengaturan air yang baik, dan melakukan sistem budidaya tanaman baik dan tanaman cukup unsur hara. Hama lain yang sering menyerang adalah hama thrips, wereng, walang sangit, kepik hijau, penggerek batang padi, tikus , dan burung. Sementara itu penyakit yang menyerang tanaman padi adalah penyakit bercak daun coklat, penyakit blast, busuk pelepah daun, fusarium, penyakit kresek atau hawar daun dan penyakit tungro. PanenPadi mulai berbunga pada umur 2-3 bulan bulan dan bisa dipanen pada umur sekitar 3,5 sampai 6 bulan bulan, tergantung jenis dan varietasnya. Pada luasan lahan 200 meter persegi, untuk padi yang berumur pendek (3,5 bulan) biasanya diperoleh 2 kwintal gabah basah, setara dengan 1, 5 kuintal gabah kering atau 90 kg beras. Setelah dipanen, padi bisa dijual langsung, atau juga dijemur dulu sekitar 1-2 hari baru dijual, atau setelah dijemur digiling baru dijual berupa beras atau untuk dikonsumsi sendiri. oleh : Ir. Sri Puji Rahayu, MM/ yayuk_edi@yahoo.comSumber : Dihimpun dari beberapa sumber