Loading...

Mengenal Dan mencegah terhadap penyakit Ngorok

Mengenal Dan mencegah terhadap penyakit Ngorok
Penyakit Ngorok (Septichaemia Elpizootica / SE) disebabkan karena adanya bakteri Pastuerella multocida serotype 6 B dan 6E. Kuman ini dapat hidup di tempat yang dingin dan lembab. Factor pemicu terjadinya infeksi SE adalah kondisi sapi yang stress seperti terlalu sering dipekerjakan, diberi pakan berkualitas rendah, kandang penuh dan berdesakkan, dan kondisi pengangkutan yang melelahkan.Penularan dari sapi sakit ke sapi sehat dapat melalui pakan, air minum, dan alat-alat yang tercemar ekskreta sapi sakit (air liur, urine, dan feses). Kuman yang jatuh ke tanah, apabila mendapatkan kondisi yang lembab dan dingin, dapat berkembang dan menulari sapi yang digembalakan di tempat tersebut.Gejala - Gejala Sapi yang menderita penyakit ini akan menampakakan gejala seperti keluar air liur terus menerus, akan Nampak kesulitan bernapas (ngorok), kondisi tubuh lemah dan lesu. Apabili tubuh sapi yang menderita dilakukan pengukuran panas tubuh maka Nampak temperatur tubuh meningkat sampai diatas 41 Celsius di ikuti tubuh yang gemetar.Terdapat busung di bawah dagu, tenggorokkan, dan leher bagian bawah sampai gelambir. Pada bentukdada terdapat tanda tanda peradangan paru yang diikuti dengan keluarnya ingus dan kesulitan bernapas. Pada kondisi kronis sapi menjadi kurus, sering batuk dan nafsu makan terganggu. Pencegahan a. Pada daerah bebas SE dilakukan karantina yang ketat terhadap pemasukan sapi ke daerah tersebut.b. Pada daerah tertular dilakukan vaksibnasi terhadap sapi yang sehat dengan oil adjuvant setidak tidaknya setahun sekalic. Bangkai sapi yang sakit dibakar atau dikuburd. kandang dibersihkan menggunakan disinfektane.pengobatan dilakukan oleh dokter hewanf. Sapi yang tertular dapat dipotong dan dagingnya dapat dikonsumsi dibawah pengawasan dokter hewan.g.Jaringan yang sudah rusak seperti paru paru harus dibuang dan dimusnahkan dengan dibakar/dikubur. Karkas yang sangat kurus karena penyakit kronis dimusnahkan. Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : Ida Tjahajati dkk .PT. Citra Aji Pratama.Sumber gambar : peternakan.com