pencampuran bahan aktif (active inggrideinet) dengan bahan pembawa (inert carrier) = formulasi insektisida beberapa formulasi dpt digunakan langsung atau dicampur dg air/minyak terbagi 2: formulasi cair (liquid formulation) formulasi kering (dry formulation) formulasi cair emulsi solution (larutan) konsentrasi tinggi konsentrasi rendah suspension (minyak) flowable solids (aliran) sering menyebabkan nozzletip (pipa semprot tersumbat) perlu pengocokan terus menerus aerosol non irritant, tdk berbau tak sedap, tdk ada residu berbahaya, tdk mudah terbakar, tdk keracunan utk pemberian berulang, spektrum luas, mudah menyebar keseluruh ruang aturan aerosol meliputi: formulasi, container: jenis, bentuk, isi, kecepatan semprotan, ukuran partikel aerosol yg dihasilkan, tdk mudah terbakar, tdk berpengaruh buruk thd barang lain, acceptable biological performance standard standar formulasi (standars reference aerosol) who liquid gases (gas yg dicairkan) disemprotkan pada tekanan tertentu dijumpai pada fumigant dikemas dlm tabung digunakan untuk: disemprotkan di ruangan disuntikkan ke dlm tanah disemprotkan pada tumpukan, gudang dll formulasi kering bahan debu (dust) mengandung: bahan aktif 1 – 10% bahan pembawa (inert carrier) granula (granules) partikel lebih besar dari debu bahan aktif 2 – 40% wettable powder sgt halus dan mudah larut dalam air bahan aktif 15 – 65% soluable powder bentuk kering, digunakan dengan melarutkan dlm air bahan aktif 50% umpan (baits) bentuk dapat dicerna/dimakan bahan aktif 5% daftar pustaka : djojosumarto,p..2008, teknik aplikasi pestisida pertanian. penerbit kanisius yogyakarta direktorat pupuk dan pestisida 2011. pedoman pembinaan penggunaan pestisida . kementerian pertanian . jakarta debyo, sp ppl bpp kec. brangsong, kendal