Loading...

Mengenal Tuberkulosis Pada Sapi

Mengenal Tuberkulosis Pada Sapi
Penyakit Tuberkulosis yang dikenal dengan TBC pada sapi disebabkanolehMycobacterium tuberculosis dan M. bovis menyerangan system pernapasan. Penularan,Penularan TBC dapat terjadi melalui udara yaitu system pernapasan tapi dapat juga melalui kontak langsung dengan sapi yang sedang sakit juga melalui pakan,tanah dan air yang telah tercemar oeleh M.tubercullosis atau M. bovis. TBC juga dapat ditularkan melalui air susu yang tidak diolah terlebih dahulu.Gejala - gejala ; Sapi dengan gejala subklinis atau klinis yang dicurigai di uji dengan cara tuberculin skin test (TST). Sapi yang menunjukkan hasil positif harus dimusnahkan, karena berpotensi menularkan penyakit kemanusia atau hewan yang sehat di sekitarnya.Penyakit TBC akut biasanya kurang Nampak menimbulkan gejala, tapi juga dapat tetap berlangsung subklinis untuk masa yang lama dan pada akhirnya akan muncul tanda-tanda bronkopneumonia kronis ditandai dengan sesak napas dan batuk, bila berlangsung terus akan terjadi kerusakan jaringan paru yang lebih luas sehingga menyebabkan sapi kesulitan bernapas dan akan mengakibatkan kematian.Pada anak sapi (pedet) penyakit ini dapat menimbulkan pembengkakan kelenjar getah bening retrofaringeal dan lama kelamaan sapi akan menjadi kurus. Sedangkan pada sapi perah penyakit ini dapat menyebabkan menurunnya produksi susu, kadang diikuti mastitis ringan dengan indurasi progresif dari kelenjar susunya. Pada sapi mati pada bagian paru-parunya akan ditemukan adanya benjolan – benjolan putih (tuberkel).PencegahanSapi yang sehat dilakukan tindakan vaksinasi BCG. Hindari pemberian susu dari induk yang terinfeksi TBC.Lakukan pemisahan antar sapi yang sakit dengan sapi yang sehat.Petugas yang bekerja harus dalam kondisi yang sehat dalam arti bebas penyakit TBC, karena penyakit ini dapat menular dari manusia ke sapi atau sebaliknya dengan kata lain penyakit ini bersifat zoonosis .Apabila tuberkel ditemukan pada satu organ saja, maka organ tersebut dibuang, sedangkan organ lainnya dapat dikonsumsi. Apabila tuberkel ditemukan pada sebagian besar organ, maka seluruhnya harus dibakar dan dikubur. Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : Ida Tjahajati dkk .PT. Citra Aji Pratama.Sumber gambar :dictio.com