Ubi Ungu merupakan pilihan yang tepat untuk bercocok tanam karena cukup mudah dalam perawatannya dan tidak tergantung musim dalam penanamannya. Selain itu, peluang usaha budidaya ubi jalar ungu masih menjadi peluang besar karena semakin banyaknya kebutuhan bahan makanan dari umbi-umbian terutama umbi ungu untuk diproduksi menjadi berbagai macam olahan bahan pangan.Kebutuhan biaya untuk perawatan tanaman ubi jalar jauh lebih sedikit dan menghasilkan keuntungan / profit yang jauh lebih tinggi dibandingkan buah dan tanaman lain seperti tebu, padi dan kedelai. Tanaman ubi jalar sangat tahan terhadap kondisi kering (jenis tanaman xerofit) pada musim kemarau dan bisa tetap hidup tanpa disiram dalam waktu yang cukup lama. Ubi ungu bisa diperbanyak dengan cara generatif dan vegetatif yaitu :a). Cara Generatif. Pembibitan dengan cara generatif jarang dilakukan, namun untuk hasil yang diperoleh jauh lebih baik dan lebih sehat untuk bakal calon tanaman ubi jalar.Penyiapan bibit dengan cara generatif yaitu pembibitan dari pembuahan umbi kemudian menghasilkan tunas baru. Jika kamu memilih cara generatif, caranya pilih umbi berkualitas baik dan sehat, umbi kemudian diiris menjadi 2 bagian atau lebih (fungsinya untuk merangsang umbi agar cepat tumbuh akar dan tunas barunya).Umbi yang telah diiris ditusuk dengan bambu yag sudah diiris sebagai skat atau penyanga. Kemudian setengah dari irisan umbi bakal bibit tadi sebagian ditaruh didalam air, setengah lagi diatas permukaan agar tumbuh tunas barunya. Atur sedemikian rupa agar umbi setengah tetap didalam air dan setengah lagi dipermukaan terkena cahaya matahari.Persiapkan wadah berisi air, wadah bisa seperti bekas gelas air mineral / bak untuk menaruh banyak umbi yang sudah diskat. Taruh wadah yang sudah berisi umbi di tempat lembab teduh (tetap terkena cahaya matahari secukupnya) hingga keluar tunasnya sampai 2-4 minggu hingga tunas sudah muncul sedikit akar.Setelah tunas tumbuh dan muncul akar yang kecil, tunas dipindahkan terpisah ke tempat khusus seperti polibag / mangkuk kecil, siram setiap hari dengan air secukupnya selama 2-3 hari hingga daun tunas terlihat segar dan akar tumbuh lebih banyak.Proses terakhir, tunas segar tersebut sudah menajdi bibit unggulan yang siap ditanam dilahan / kebun kamu untuk dibesarkan.b). Cara Vegetatif. Pembibitan dengan cara vegetatif adalah pembibitan tanpa melalui pembuahan dari umbi. Pembibitan ini dilakukan dengan cara stek dari batang tanaman umbi jalar pilihan untuk dijadikan indukkan.Cara memilih batang indukan yang baik adalah tanaman yang sudah berumur diatas 2 bulan dengan ruas batang pendek dan besar (bisa batang bisa pucuk dari batang). Batang tersebut kamu potong dengan panjang sekiat 20-25 cm, pada setiap potongan minimal memiliki dua ruas. Pada ruas pertama untuk tumbuh akar lebih cepat dan ruas kedua untuk tumbuh tunas yang baru. Laukan pemotorngan batang untuk bibit pada pagi hari.Untuk perawatan bibit cara vegetatif, batang yang sudah dipotong diberishkan dan dibuang daun-daun yang masih ada diruas batang untuk mengurangi penguapan yang berlebihan, kemudian kumpulkan batang-batang pilihan dan ikat dengan tali (bisa rafia) per 100 batang /setek, simpan di tempat yang teduh dan sejuk dalam posisi berdiri (tidak boleh bertumpukan) selama 7 hari.Setelah itu, bibit ini siap untuk ditanam di lahan kamu. Biasanya cara vegetatif ini banyak digunakan karena proses penyiapan bibitnya relatif lebih cepat jika digunakan pada lahan yang besar. Untuk lahan seluas satu hektar, dibutuhkan sekitar 36.000 bibit ubi jalar siap tanam.Pembibitan dengan cara setek bisa dilakukan secara turun-temurun kurang lebi 3-4 kali penyetekan. Jika sudah sampai 4 kali pembibitan mulai dari indukan baru dengan cara generatif/pembuahan dari umbi jalar langsung. Karena semakin banyak melakukan indukan dari setek, kualitas tanaman dan hasil umbi semakin buruk, kecil dan bahkan tidak berbuah. Ditulis Kembali Oleh : Harnati Rafiastuti, SP (Penyuluh BBP2TP) Alamat Email : harnati_r@yahoo.com Sumber Bacaan : 1. Fadli, Gushairon. 2016. Cara Budidaya Ubi Jalar Agar Hasil Melimpah dan Menguntungkan Lengkap Dengan Perawatannya. Jakarta2. Sumber gambar berasal dari google