Loading...

Menghindari Plagiarisme Dalam Penulisan

Menghindari Plagiarisme Dalam Penulisan
Dalam dunia tulis menulis yang berhubungan dengan karya, kata plagiarisme tidak asing lagi di telinga kita, arti dari plagiarisme itu sendiri yaitu pengambilan karangan/pendapat dan sebagainya milik orang lain yang dijadikan seolah-olah miliknya sendiri. Pelaku plagiat disebut dengan plagiator, dengan kata lain plagiat adalah pencurian karya/karangan milik orang lain. Apapun alasan seseorang melakukan tindakan plagiat, bukanlah satu pembenaran atas tindakan tersebut. Maka dari itu, supaya plagiarisme ini dapat dihindari, diperlukan beberapa tips di antaranya : Sertakan Sitasi Penyertaan sitasi artinya penulis harus memberikan keterangan dari mana informasi yang di tuliskan didapat. Sumber tersebut bukan hanya untuk buku, jurnal, skripsi atau rekaman audio/visual tetapi juga sitasi untuk gagasan dari internet yang juga harus dicantumkan, sitasi dapat berupa body note maupun foot note. Mencatat berbagai sumber daftar pustaka sejak awal Daftar pustaka merupakan kewajiban dalam menulis karya tulis. Dengan mendata apa saja sumber yang digunakan dalam menulis, merupakan salah satu cara menghindari tindakan mengkopi dan menempel hasil tulisan atau karya orang lain. Melakukan Parafrase Tulisan yang hanya menggunakan kutipan langsung berpotensi melakukan plagiarisme. Cara menyingkapinya dengan melakukan paraphrase menggunakan susunan kalimat sendiri dari sumber asli dengan tetap mencantumkan sitasi. Parafrase juga lebih mudah dilakukan dikarenakan formatnya tidak serumit menggunakan pengutipan langsung. Melakukan Interpretasi Dalam memperkuat gagasan yang disampikan, terkadang ada pendapat yang harus dijadikan bahan pembanding atau dipinjam. Biasanya dikarenakan analisisnya terlalu rumit maupun butuh interprestasi tambahan. Interprestasi dilakukan seperlunya. Mengunakan aplikasi antiplagiarisme Apabila penulis merasa khawatir dengan hasil karyanya, maka dapat digunakan aplikasi TESSY.ID, dengan aplikasi ini dapat membandingkan tulisan–tulisan sebelumnya sehingga akan menunjukkan berapa persen tingkat kemiripan yang ditemukan. Plagiarisme termasuk tindak kejahatan intelektual dengan mencuri karya orang lain, biasanya ini terjadi karena beberapa alasan tertentu, diantaranya karena malas, terbatasnya waktu pengerjaan hingga minatnya rendah minat membaca. Plagiarisme memang menjadi hal yang menakutkan di ranah akademik, cara terbaik untuk menghindarinya dengan tetap berhati –hati dalam mengolah informasi.(hevymay) Sumber : https://penerbitdeepublish.com/plagiarisme-adalah/