Organisme pengganggu tanaman (OPT) pada kapas (Gossypium sp) cukup banyak jenisnya baik yang menyerang perakaran di dalam tanah, daun, pucuk tanaman, kuncup bunga dan buah kapas yang telah masak. Untuk mengetahui jenis serangga yang menjadi OPT dapat dilakukan identifikasi terhadap masing-masing stadia perkembangan dari serangga tersebut seperti fase telur larva, pupa dan imago. Dari masing-masing stadia serangga tersebut bisa dijadikan dasar untuk pengendaliannya. Mengidentifikasi OPT dapat dilakukan dengan melihat gejala serangan dan jenis OPT yang menyerang. Beberapa jenis OPT yang menyerang akar dan buah kapas sebagai berikut: 1. Ulat Tanah (Agrotis ipsilon, Ordo Lepidoptera)Gejala, kerusakan yang ditimbulkan serangan OPT yaitu rusaknya akar dan batang muda tanaman. Identifikasi jenis OPT, telur berbentuk bundar atau lonjong berwarna putih dan diletakkan pada rumput atau gulma disekitar tanaman kapas, Stadium telaur sekitar 6 hari. Larva hidup dibawah atau dekat permukaantanah, Serangan biasanya dilakukan pada malamhari, Larva berwarna hitam, kelabu suram atau cokelat. Siang hari berada dalam tanah dan pada malam hari menyerang tanaman. Panjang larva 30-35 mm dengan stadium larva berkisar 18 hari. Pupa berwarna cokelat terang atau cokelat gelap dan berada beberapa cm di bawah permukaan tanah dengan lama kepompong 4-5 hari. Ngengat panjangnyasekitar 15 mm, sayap depan berwarna cokelat dengan garis-garis berombak. Rentang sayap 40-59 mm dan ngengat betina dapatmenghasilkan telur 500-2500 butir. 2. Kumbang Bubuk (Hypomeces, ordo Coleoptera)Gejala, akibat serangan akar terputus, terlepas atau terkeratIdentifikasi jenis OPT, kumbang bubuk mempunyai 4 stadia dalam pertumbuhannya, yaitu telur, larva, pupa dan imago. Telur berwarna putih dan agak lonjong diletakkan pada kedalaman 10-15 cm dibawah permukaan tanah, Peletakan telur berlangsung pada awal musim penghujan. Larva berwarna putih dengan kepalaberwarna cokelat, larva yang tumbuhnya sudah sempurna berwarna putih kelabu, panjang 15-20 mm, perut bagian tengah gemuk ujungnya meruncing, larva memakan akar kapas sampai tanaman berumur 2 bulan. KUmbanga yang masih muda berwarna kuning cerah, hijau bersisik atau abu-abu, selajutnya berubah warna menjadi hitam. 3. Penggerek Buah (Helicoverpa armigera, ordo Lepidoptera)Gejala, Larva yang baru menetas langsung menyerang titik tumbuh dan kuncup bunga, bunga, dan buah. Serangan pada kuncup bunga dapat memperlambat pembungaan. Pada beberapa daerah yang memperoleh cukup hujan, tanaman dapat membentuk lebih banyak kuncup, sehingga dapat mengganti kuncup yang dirusak olehulat buah. Biasanya seekor ulan dapat merusak sampai 12 buah. Bila kuncup atau buah tidak ada lagi, ulat akanmenyerang daun. Serangan berat terutama pada periode pembungaan Selain merusak buah kapas hama juga merusak bungan dan daun.Identifikasi jenis OPT, telur menyerupaibola dan datar dibagian bawahnya, telur berukuran 5 mm, Pada awalnya warnanya putih kekuningan dan mengkilap kemudian berubah menjadi cokelat gelap, Sebagian besar telur diletakkan pada bagian atas tanaman seperti pucuk, kuncup bunga dan buah muda. Warna larva bervariasi yaitu dari kehitaman cokelat atau hijau sampai kuning pucat, tergantung bagian tanaman yang dimakan. Ciri khas ulat buah adalah pita berwarna gelap memanjang di punggung disertai dengan pita berwarna pucat di kedua sisinya. Ulat umumnya berkepompong dalam tanah, tapi kadang-kadang dapatditemukan pada tanaman. Pupa licin serta berwarna cokelat kemerahan, panjang pupa berkisar 14-18 mm. Dan stadium pupa 10-14 hari. Panjang ngengat ± 19 mm dengan rentang sayap40mm. Pada sayap terdapat bercak gelap diengahnya ada pita memanjang tidak beraturan. Seekor ngengat betina dapat bertelur 1000-3000 butir Sebelum meletakkan telur, betina ngengat harus mengisap madu, daur hidupnya memerlukan waktu 34-45 hari. 4. Bapak Pucung (Dysdercus cingulatus, ordo Hemiptera)Gejala, nimfa memanjat anaman kapas dan mengisap cairan buah yang sedang berkembang dan yang sudah matang. Kerusakan yang paling penting akibat serangan hama adalah penularan cendawan yang berlangsung selama hama mengisapcairan buah yang masih hijau. Cendawan (Nematospora gossypii) ini menyebabkan serat berwarna kuning. Selain mengisap buah juga dapatlangsung merusak biji sehingga menjadi hampa dan tidak berkecambah lagi, dan serat tidak akan mengembang., Identifikasi jenis OPT, telur berwarna agak kekuningan,lonjong, berkelompok aebanyak ± 10 butir. Telur berukuran 1,5x0,9 dan diletakkan pada tanah atau daunselanjutnay telur menetas setelah 5-8 hari. Nimfa tidak bersayap, mempunyai 3 pasang tungkai dan berwarna kuning sampai jingga Ukuran nimfa dapat mencapai 13 mm, stadium nimfa berkisar 21-35 hari. Imago/kepik dewasa berwarna merah atau jingga menyala dengan ukuran panjang 10-20 mm dan lebar 4,5 mm. Kepik mengisap buah pada biji yang mengandung minyak, karena itu kepik ini banyak ditemukan pada buah yang telah matang. Seekor kepik betina dapat meletakkan telur sampai 60 butir... 5. Penggerek Buah Kapas Warna Jingga (Pectinophora gossypiella, ordo Lepidoptera)Gejala, serangan OPT ini dikenal dengan nama roset. Roset yaitu gejalaterhambatnya pertumbuhan ruas-ruas batang dan daun, sehingga susunan daun-daun berdasak-desakan membentuk seperti bunga mawar. OPT menyerang tanaman kapas mulai dari bunga sampai buah yang telah masak. Bilabuah kapas sudah masak, populasi ulat meningkat sehingga menimbulkan kerugian, Pada serangan berat, menyebabkan buah tidak menghasilkan seratsamasekali. Identifikasi jenis OPT, telur berbentuk oval, rata dan berwarna putih, jika baru dletakan, kemudian berubah merah jingga atau merah sebelum menetas. Telur berukuran panjang 0,5 mm, diletakkan satu persatu ditempat yang terlindung, umumnya pada kelopak bagian dalam kuncup bunga/buah, Stadium telur 4-13 hari. Larva yang masih kecil berwarna putih terang dan berwarna gelap di bagian kepala. Kemudian pada setiap ruas pada bagian atas berkembang dua pita melintang berwarnaaaaamerah jambu. Ulat berkulit licin dengan stadium larva berkisar 14-21 hari. Pupa terdapat didalam bunga yang telah mekar diantara sela-sela tanaman diatas permukaan tanah. Pupa berwarna cokelat terang dan berukuran 7-10 mm, dengan stadium pupa berkisar 12-14 hari. Ngengat berwarna cokelat dengan ukuran 7-9 mm, rentan sayap mencapai 20 mm. Sayap depan lebih lebar dibandingkan sayap belakang. Pada bagian tengah sayap terdapat dua atau lebih bercak hitam. Seekor ngengat betina dapatbertelur 300-500 butir. Siklus hidup berkisar 4-6 minggu dan dalam satu tahun dapat mencapai 4-6 generasi. oleh : Ir. Sri Puji Rahayu, MM/ yayuk_edi@yahoo.comSumber : 1) Pedoman Identifikasi Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Perkebunan, Dit. Perlindungan Tanaman Perkebunan, Ditjen Perkebunan, 2009; 2) Dari berbagai sumber