Larangan, Pamekasan, (25/02/2021) Kelompok Tani Harapan Jaya, Desa Panaguan melakukan studi banding sekaligus banchmarking terhadap Kelompok Tani Srikaya Berruh, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu persiapan Kelompok Tani Harapan Jaya untuk mengikuti lomba kelompok tani tingkat Provinsi Jawa Timur sebagai perwakilan dari Kabupaten Pamekasan. Kelompok Tani Srikaya Berruh dipilih sebagai objek studi banding dikarenakan pada tahun sebelumnya yaitu 2019, Kelompok Tani Srikaya Berruh berhasil menjadi juara 2 pada kompetisi yang sama. Sehingga, adanya kegiatan ini diharapkan Kelompok Tani Harapan Jaya memiliki pandangan tentang strategi dari Kelompok Tani Srikaya Berruh untuk menjadi juara. Studi banding merupakan salah satu kegiatan dari strategi peningkatan kualitas baik produk maupun perusahaan. Studi banding yang dilakukan oleh Kelompok Tani Harapan Jaya akan membuat pengurus dari POKTAN (Kelompok Tani) sadar akan banyaknya kekurangan yang sebetulnya bisa diperbaiki dan ditingkatkan lagi supaya menjadi lebih baik. Secara tidak langsung studi banding ini membawa perubahan pola pikir dari pengurus POKTAN Harapan Jaya. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah POKTAN Harapan Jaya tidak memiliki dokumen kerjasama dengan pihak lain seperti produsen obat pertanian maupun benih. Padalah POKTAN Harapan Jaya sudah melakukan kerjasama sejak tahun 2015, namun kerjasama tersebut tidak dituangkan dalam kegiatan kelompok tani. Dari hasil studi banding dengan Kelompok Tani Srikaya Berruh, kelompok ini bisa menjadi juara 2 karena kerjasama yang dilakukan oleh kelompok tani ini semua didokumentasikan. Sehingga menambah nilai dan bukti bagi juri lomba. Dokumen kerjasama menunjukkan adanya usaha peningkatan kesejahteraan petani dari kelompok tani. Benchmarking merupakan kegiatan membandingkan kualitas dari layanan, strategi, produk, dan program yang sudah dijalankan oleh POKTAN Harapan Jaya terhadap kelompok tani yang memiliki kualitas yang lebih baik (POKTAN Srikaya Berruh). Tujuannya adalah menjadi POKTAN Srikaya Berruh sebagai tolak ukur minimal bagi POKTAN Harapan Jaya untuk menjadi juara lomba di tingkat Jawa Timur. Dari hasil benchmarking terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki oleh POKTAN Harapan Jaya, diantaranya adalah kemasan produk, keberlangsungan usaha, keterlibatan KWT (Kelompok Wanita Tani) dalam kegiatan produksi produk olahan, serta dokumen setiap kegiatan yang dilakukan oleh kelompok tani. Dokumen kegiatan ini sangat pentinng dalam perusahaan ataupun organisasi. Dokumen memberikan bukti terkait semua proses dan program yang telah dilakukan oleh organiasasi. Dalam dunia usaha, dokumen sebagai salah satu indikator penilaian kualitas perusahaan, begitu juga dalam organiasai Kelompok Tani. Penulis: Beny Wahyudi, S.P., M.P., M.B.A.