Loading...

meningkatkan produksi padi dengan seleksi benih

meningkatkan produksi padi dengan seleksi benih
Persemaian Padi dapat dilakukan dengan dua cara yakni persemaian kering dan persemaian basah. Persemaian kering dapat menggunkan baki atau plastic, sedangkan persemaian basah dilakukan sama dengan cara persemaian biasa atau konvensional. Dalam penanaman Padi benih yang digunakan merupakan benih betul-betul baik , vigoritas dan daya kecambah harus tinggi, benih harus bernas. Untuk itu perlu dilakukan terlebih dahulu seleksi benih dengan menggunakan air garam dengan indicator telur. Caranya masukkan air kedalam ember plastic, kemuian masukkan telur. Masukkan garam sampai telur mengapung ke permukaan air. Keluarkan telur kemudian masukkan benih yang akan diseleksi. Pisahkan benih yang mengapung dengan yang tenggelam. Kemudian benih yang tenggelam dicuci hingga bersih, dan siap untuk disemai. Untuk persemaian basah, benih direndam selama 24 jam dan kemudian diperam selama 48 jam sampai benih berkecambah dan siap untuk disemaikan. Sedangkan untuk persemaian kering benih dapat langsung disemai di media semai. Alat dan Bahan Air, Garam, telor, Ember, Benih Langkah Kerja Masukkan air kedalam ember plastik, ukuran keler secukupnya Masukkan garam sampai telur berada dipermukaan air Pindahkan telur dalam sudah dalam posisi mengapung keluar ember. Masukkan benih padi yang akan diseleksi, upayakan seluruh benih terendam dengan baik, sehingga kelihatan yang ngambang dan yang tenggelam. Pisahkan benih yang mengapung dengan yang tenggelam, lama waktu perendaman benih hanya sesaat saja, untuk memisahkan benih yang hampa dan setengah bernas, kemudian benih yang tenggelam dicuci hingga bersih dan siap untuk disemai. Untuk persemaian basah, benih rendam selama 24 jam dan kemudian diperam selama 48 jam sampai benih berkecambah dan siap untuk disemaikan. Sedangkan untuk persemaian kering benih dapat langsung disemai di media semai