Loading...

Menu Daun Pepaya (carica Papaya L.) Sebagai Anti Kanker

Menu Daun Pepaya (carica Papaya L.) Sebagai Anti Kanker
Pepaya (Carica papaya L ), atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. Carica papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa indonesia diambil dari bahasa belanda yakni papaja, yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa arawak yaitu papaya (Suharno, 1995). Tujuan dari artikel ini adalah mengetahui kandungan yang terdapat pada daun pepaya sebagai anti kanker. Kanker adalah suatu penyakit yang ditimbulkan oleh sel tunggal yang tumbuh tidak normal dan tidak terkendali sehingga dapat menjadi tumor ganas yang dapat menghancurkan dan merusak sel atau jaringan sehat. Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat ditakuti oleh banyak orang sehingga ada baiknya kita mencegah kanker daripada mengobatinya. Pada tulisan ini akan diberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kanker (Priadi, 2005). Kandungan Daun Pepaya Daun papaya merupakan bagaian dari tumbuhan papaya yang mempunyai banyak manfaat. Daun pepaya rasanya memang pahit, tetapi dibalik rasa pahit itulah ternyata daun pepaya banyak sekali manfaatnya untuk tubuh kita, namun sayang sekali banyak diantara kita yang masih belum mengetahuinya, padahal ada sebagian yang sangat menyukai daun pepaya ini. Biasanya mereka mengkonsumsinya bersama nasi dibuat sebagai lalapan. Dari beberapa penelitian dijelaskan batang dan daun pada tumbuhan pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu ( white milky latex) yang berpeluang dikembangkan sebagai anti kanker. Manfaat getah papaya untuk kesehatan dibuktikan secara ilmiah bersifat antitumor atau kanker. Peran itu dimungkinkan oleh kandungan senyawa karpain, alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh kelompok rantai metilen. Dengan konfigurasi itu, tak hanya tumor dan penyakit kulit yang disembuhkan karpain teryata juga ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang mengganggu fungsi pencernaan. Sehingga efektif untuk menekan penyebab tifus. Daun papaya juga mengandung berbagai macam zat antara lain vitamin A, B1, kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, besi dan air. Khasiat Daun Pepaya, Dalam riset yang dilakukan atau yang diketahui, ekstrak daun pepaya akan menghasilkan molekul yang disebut Th1 tipe sitokin yang membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Hal ini akan mendukung terapi yang memanfaatkan sistem imun untuk melawan kanker (Anonymous, 2012). Cara pengolahan daun pepaya secara tradisional Daun pepaya muda ditumbuk sampai lembut lalu diperas dan air perasannya diberi gula. Air perasan ini dapat disimpan selama 12 jam. Ramuan daun pepaya muda ini dapat diberikan pada anak umur satu tahun. Pemberian biasanya dilakukan selama 5 hari. Seiring kemajuan zaman, daun pepaya sudah banyak dibuat dalam bentuk ekstrak yang sudah dikemas dalam sediaan kapsul sehingga lebih praktis untuk dikonsumsi. Menu makanan daun pepaya tanpa rasa pahit dengan cara ditumis Daun pepaya ini bentuknya hampir menyerupai daun singkong. Daun Pepaya Tetapi rasanya berbeda. Terkadang jika memakan daun pepaya akan terasa pahit dilidah. Bagi yang tidak menyukai rasa pahit, jangan berkecil hati karena tidak bisa memakan daun yang bermanfaat ini. Ada beberapa tips yang dapat kita ambil dari resep berikut ini : Adapun bahan-bahan yang digunakan meliputi : Daun Bawang merah 5 siung, cabe hijau, bawang putih 3 siung, daun salam secukupnya, cabe merah secukupnya, ampo minyak sayur secukupnya, lengkuas 3 potong (2 mm), 3 lembar (tanah liat yang sudah dikeringkan) / daun jambu mede. Serta bumbu pelengkapnya seperti gula dan garam. Adapun cara membuat menu masakan tumis daun pepaya : Step 1( Merebus daun pepaya & menghilangkanrasa pahit) Pilihlah daun pepaya yang muda saja. Panaskan air untuk sebagai rebusan daun pepaya. Cuci daun pepaya yang akan direbus. Rebus daun pepaya. Masukkan ampo (tanah liat kering) / daun jambu mede / daun jambu batu. Rebus hingga mendidih. Setelah direbus, diamkan selama ± 30 menit. Angkat daun pepaya yang sudah di rebus tersebut. Cuci hingga bersih. Step 2 (Cara memasak) Panaskan minyak sayur secukupnya sesuai kebutuhan anda. Masukkan bawang merah dan bawang putih yang sudah di iris. Tumis bawang2 hingga aromanya harum. Kemudian masukkan bumbu yang dibutuhkan sesuai selera seperti garam gula merica atau penyedap rasa lainnya Step 3 Setelah bumbu sudah jadi (sesuai dengan selera) Masukkan daun pepaya yang sebelumnya sudah di rebus dan di bersihkan. Tumis daun pepaya bersama bumbu-bumbunya. Aduk hingga merata. Pastikan bumbu merata dan sesuai selera dengan mencicipinya. Setelah matang, tiriskan daun papaya. Taburi dengan ikan teri dan bawang goreng. Sajikan yang menarik dari resep ini Menu Rebusan Daun Pepaya Adapun bahan-bahan yang digunakan meliputi : Daun Pepaya Muda 2 Lembar Garam secukupnya(menghilangkan rasa pahit dan membuat daun tetap hijau) Gula secukup nya. Ajinomoto (micin) secukupnya Air mineral 2 gelas Cara pengolahan rebusan daun papaya Rebus air mineral sebanyak 2 gelas kedalam panci hingga mendidih Masukkan garam, gula, ajinomoto (micin) kedalam panci Kemudian masukkan daun pepaya muda kedalam panci tersebut. Setelah empuk, angkat rebusan tersebut kedalam mangkuk atau piring. Sajiakan secara hangat atau dingin menurut selera Oleh : SUSANTI DEWI ANGGARANI, SP ************************* selamat mencoba **************************