Loading...

Menyeleksi Benih Padi dengan Teknik Perambangan

Menyeleksi Benih Padi dengan Teknik Perambangan
Benih merupakan salah satu komponen yang penting dalam usaha budidaya padi, penggunaan benih yang baik akan menunjang keberhasilan budidaya tanaman padi. Oleh Karena hal tersebut, maka penting sekali bagi petani untuk mengetahui bagaimana cara mendapatkan benih yang baik tersebut. Benih bermutu adalah benih dengan tingkat kemurnian dan daya tumbuh yang tinggi, berukuran penuh dan seragam, daya kecambah di atas 80% (vigor tinggi), bebas dari biji gulma, penyakit dan hama atau bahan lain. Banyak benih padi yang beredar di pasaran, namun tidak semuanya mempunyai kualitas yang baik. Pernah ditemukan benih yang digunakan tersebut telah berlabel dan bersertifikat namun setelah ditanam hasilnya kurang memuaskan. Pada rabu (24/4) saat pertemuan rutin di Kelompok Tani Rukun Mulyo Desa Kutosari, Ibu Ratmini, A.Md Penyuluh Pertanian Kecamatan Kebumen, menyampaikan bahwa sebelum melakukan pesemaian seleksi benih sangat perlu dilakukan untuk memisahkan antara benih yang bernas dan benih yang hampa. Alat dan bahan yang digunakan mudah didapat dan langkah yang dilakukanpun sangat sederhana. Alat dan Bahan: Ember Pengaduk Benih padi Garam dapur Air bersih Satu butir telur segar Tahap Kegiatan Seleksi Benih Sediakan benih yang akan diseleksi Isilah ember dengan air (kira kira benih bisa terendam semua) Tuangkan garam dapur Aduk sampai larut Setelah garam larut, masukkan satu butir telur kedalam larutan garam, dan perhatikan posisi telur Jika telur masih terbenam tambahkan garam sedikit demi sedikit sampai telur mengapung pada permukaan air Jika telur telah mengapung pada permukaan air, artinya garam tidak perlu ditambahkan lagi dan siap digunakan untuk seleksi benih Tuangkan benih ke dalam larutan garam yang telah diuji tadi Diamkan sejenak Benih yang mengapug adalah benih hampa sedangkan benih yang tenggelam adalah benih yang bernas Angkat dan pisahkan benih yang hampa (mengapung) Benih yang tenggelam (bernas) kemudian segera dicuci sampai bersih lalu dimasukkan ke dalam karung, diamkan benih yang bernas selama 24-30 jam. Tahap Perendaman Benih Tujuan perendaman dan pemeraman benih adalah untuk merangsang perkecambahan benih. Perendaman benih dengan cara sebagai berikut: Masukkan benih ke dalam karung atau wadah lain yang tembus air Rendam dalam air selama 24-30 jamAngkat benih dan tiriskan Benih diperam selama 2 hari Benih siap disemaikan Penyemaian dilakukan dengan hati hati agar akar tidak putus atau rusak Dari pertemun kelompok tani kali ini, diharapkan anggota kelompok tani “Rukun Mulyo” mau dan mampu mempraktikkan seleksi benih terlebih dahulu sebelum melaksnakan pesemain, mengingat pentingnya peran benih dalam keberhasilan budidaya padi (Anna Berthaliana, SP).