Loading...

MINAPADI DI KLINIK BP3K PINRANG

MINAPADI DI KLINIK BP3K PINRANG
14.00 Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi melakukan penebaran benih ikan mas di lahan sawah mina padi milik Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Mattiro Bulu. Penebaran benih ikan tersebut rangkaian dari kegiatan pembukaan bimbingan teknis bagi 170 orang penyuluh swadaya pertanian, perikanan dan kehutanan tingkat kabupaten Pinrang. Hadir dalam acara itu kepala BP4K Pinrang Andi Amir Riu, Kadis Pertanian Yohanis Sampebua, Kadis Perikanan diwakili Kabid Budidaya Ir. Nurdin dan sejumlah pejabat SKPD terkait. Penebaran benih ikan di kolam mina padi menjadi klinik bagi penyuluh perikanan di kabupaten Pinrang. Klinik salah satu metode penyuluhan yang dikembangkan BP4K Pinrang dalam rangka meningkatkan SDM dan keterampilan pelaku utama perikanan. Budidaya ikan sistim mina padi adalah teknik budidaya padi dan ikan yang dilakukan bersama di petakan sawah. Jenis ikan yang ditebar adalah ikan mas. Agar bibit ikan bisa beradaptasi dan terhindar dari sinar matahari langsung, maka pada saat tebar dipastikan tanaman padi sudah mampu menaungi benih ikan yang ditebar. Jika belum ada tanaman padi sebaiknya pinggiran sawah diberi penutup berupa daun kelapa. Kondisi itu membuat ikan terhindar dari stress sehingga pertumbuhannya sehat. Padat tebar yang dianjurkan tergantung dari daya dukung lahan. Biasanya per hektarnya ditebar lebih kurang 500 ekor. Pemindahan benih ke sawah dilakukan pada pagi atau sore hari. Agar ikan cepat tumbuh maka pakan alami berupa plankton dan lumut menjadi makanan utama disamping ada pakan tambahan berupa dedak. Pakan memang banyak tersedia secara alami dari unsur-unsur pada tanah. Terlebih ketika menggunakan pupuk kandang sebagai pupuk dasar, akan membantu tumbuhnya pakan alami. Untuk menjaga agar ikan tidak terkontaminasi dari zat-zat berbahaya, maka ketika padi terserang hama, penggunaan pestisida sangat dibatasi, selain mengandalkan musuh alami. Selain itu, ketika melakukan penyemprotan pestisida, petani terlebih dahulu memastikan kondisi air di hamparan cukup tinggi, agar ketika menyentuh air, pestisida bisa encer. Pengisian air ke sawah, mengikuti tinggi tanaman. Maksimal tinggi air antara 30-40cm atau disesuaikan dengan tinggi pematang. Namun sawah tidak pernah dikeringkan. Rekayasa teknologi tanam jajar legowo 2:1 juga diterapkan. Legowo berasal dari Bahasa Jawa, yaitu lego yang berarti luas dan gowo yang berarti memanjang. Tanam legowo merupakan pengaturan jarak tanam antar rumpun dan barisan sehingga terjadi pemadatan rumpun padi dan pelebaran antar barisan. Nah, ruang yang lebar antar barisan itulah yang bisa ditempati ikan ketika keluar dari parit mencari makan. Dengan diterapkannya sistem tanam jajar legowo, membuat hamparan sawah semakin indah, karena rumpun padi terlihat seperti sedang berbaris 2 yang pasti akan semakin memanjakan mata. (Abd.Salam) Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Calibri; mso-bidi-theme-font:minor-latin;}