Kabupaten Kepulauan Selayar dikenal sebagai daerah yang memiliki populasi tanaman kelapa yang banyak dan merupakan tanaman budaya yang dibudidayakan secara turun temurun oleh masyarakat karena menjadi sumber pendapatan bagi petani. Sejak dahulu, buah kelapa dimanfaatkan untuk berbagai macam kebutuhan diantaranya sebagai minyak goreng. Penggunaan minyak kelapa tidak hanya untuk kebutuhan memasak, tetapi juga untuk kecantikan dan pengobatan. Di masa sekarang, penggunaan minyak kelapa dalam dunia kuliner mulai ditinggalkan. Padahal, minyak kelapa sangat mudah dibuat, lebih praktis, dan tentunya ekonomis. Banyak orang yang beranggapan bahwa minyak kelapa murni berbahaya untuk kesehatan, terutama karena kandungan kolesterol yang tinggi. Faktanya lemak jenuh yang ada pada minyak kelapa merupakan lemak berantai sedang yang tidak akan tertimbun dalam tubuh. Jadi, minyak kelapa murni aman dikonsumsi, bahkan memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat minyak kelapa untuk kesehatan di antaranya membantu menurunkan berat badan, meredakan stres, membantu mengatur kadar gula darah, dan membantu penyerapan kalsium, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk kecantikan, minyak kelapa berguna untuk melembapkan kulit, merawat kesehatan rambut, dan mencegah penuaan dini. Saat ini, minyak goreng yang paling populer di Indonesia adalah minyak kelapa sawit. Padahal, dari penelitian, minyak kelapa jauh lebih sehat dibandingan dengan minyak kelapa sawit. Namun, kualitas minyak kelapa pun berbeda-beda. Minyak kelapa yang baik dan sehat bisa dikenali dari ciri-cirinya, yaitu: Warnanya jernih, tidak terlalu kuning. Memiliki bau yang khas dan tidak tengik. Tidak mudah beku, yang menandakan minyak tersebut hanya mengandung sedikit lemak jenuh. Selain memilih minyak goreng yang baik dan sehat, perhatikan juga cara pemakaiannya. Minyak goreng sebaiknya hanya digunakan satu kali saja, atau maksimal tiga kali. Setelah itu, minyak sebaiknya dibuang. Pemakaian minyak goreng yang berulang-ulang dapat menyebabkan terlepasnya zat-zat karsinogen dari minyak dan terserap oleh makanan. Untuk menjamin kualitas minyak kelapa yang digunakan, Anda bisa mencoba membuatnya sendiri. Caranya relatif mudah dan bahannya pun tidak sulit didapatkan. Bagian kelapa yang digunakan untuk membuat minyak goreng adalah dagingnya, yang sebelumnya harus diolah terlebih dahulu untuk menghasilkan santan. Secara umum, pada masyarakat Kepulauan Selayar menggunakan Metode Pemanasan atau dalam bahasa daerah “A’tanak minyak”. Proses ini membutuhkan waktu yang singkat sehingga biasa dipakai untuk produksi skala rumah tangga maupun dalam jumlah besar untuk dijual ke pasar. Berikut ini cara membuat minyak kelapa sendiri dengan metode pemanasan: Siapkan buah kelapa lalu dikupas. Ambil dagingnya. Parutlah daging kelapa dengan parutan. Hasil parutan lalu dicampur dengan air matang. Sesudahnya peras dan saring hingga menghasilkan santan. Tuangkan air santan tersebut ke penggorengan. Goreng dengan nyala api yang kecil. Aduk santan secara perlahan-lahan terus-menerus. Proses ini akan membuat santan menguap dan menyisakan minyak dan ampasnya. Ambil botol atau wadah, lalu tuangkan minyak kelapa yang sudah jadi. Ditulis Oleh : Rahmatia T., S.Pt. Penyuluh Pertanian Pertama WKPP : Kecamatan Pasimarannu