Model Pertanian Modern Solusi Pangan Masa Depan Perkembangan kemajuan teknologi hijau (green technology) telah mampu mengubah pertanian dari cara tradisional menjadi pertanian berteknologi tinggi - pertanian modern, sebagai alternatif solusi mencukupi kebutuhan pangan. Meski lahan sempit, masyarakat tetap untung dalam bertani. Ada beberapa teknik pertanian modern baik yang bersifat indoor (dalam ruangan) maupun outdoor (di luar ruangan), yaitu hidroponik, aquaponik, aeroponik, dan vertikultur. Budidaya tanaman padi secara hidroponik dapat dilakukan pada lahan sempit dan menghemat waktu. Teknik tanam dengan sistem hodroponik tidak menggunakan media tanah melainkan media air yang telah diberi nutrisi. Untuk tanaman padi membutuhkn air dengan nutrisi 1500 - 2000 ppm (satu tetes nutrisi per sejuta air). Wadahnya bisa dibuat dari bahan olastik seperti PVC minimal 3 inci atau boyol air minuman ukuran 1.5 liter, biasa disebut netpot. Beberapa keuntungan budidaya padi dengan sistem hidroponik: (1) hemat biaya olah tanah, (2) hemat biaya tanam, karrena benih langsung disemai ke netpot, (3) hemat biaya pupuk, karena menggunakn nutrisi dosis sangat rendah, (4) hemat biaya penyiangan, karena tidak tumbuh gulma, (5) hemat biaya panen, tinggal ambil netpotnya dan dirontokkan tanpa mesin perontok, (6) padi bisa ditanam 4 - 5 setahun karena masa pembenihan terpisah dengan pertanaman, masa hidup padi dalam pipa lebih pendek (75 - 90 hari) daripada hidup di sawah (120 hari), pipa yang sudah panen langsung bisa menanam, (7) dapat dilakukan oleh siapa saja meski bukan petani karena penyemaiam dan penanam dapat dilakukan di malam hari. Keunggulan lainnya, sistem ini tidak terpengaruh oleh iklim, aman dari hama siput dan tikus. Kedua, tanam padi dengan sistem aquaponik/terapung yang menggabungkan pemeliharaan tanaman dengan ikan yang hemat lahan dan air. Sistem padi yang ditanam langsung terapung di kolam ikan atau wadah pemeliharaan ikan. Nutrisi yang diperlukan tanaman berasal dari feses/kotoran ikan di kolam. Dua hal yang perlu diperhatikan adalah wadah pemeliharaan ikan dan sistem resirkulasi. Wadah pemeliharaan ikan prinsipnya mempunyai pembuangan air yang dapat menyedot kotoran ikan atau sisa pakan untuk dialirkan ke bak filter dengan media batu kerikil atau batu apung. Sistem resirkulasi diawali dengan air dari wadah pemeliharaan ikan dialirkan menggunakan pompa air ke filter yang berfungsi juga sebagai tempat tanam tanaman. Selanjutnya air yang sudah disaring tersebut dialirkan kembali ke kolam. Tanam padi model ini mendapat dua keuntungan. Selain memghasilkan padi juga dapat menghasilkan ikan. Jika dilakukan terus menerus dapat membantu meningkatkan nutrisi pangan dan pendapatan rumah tangga. Ketiga, aeroponik model penanaman dengan akr menggantung di udara tanpa menempelkan pada media apa pun. Nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman aeroponik diberikan dengan menyemprotkan air yang sudah bercampur nutrisi ke akar. Cara penanaman menggunakan media styrofoam dan rockwool, anak semai tanaman ditancapkan pada lubang styrofoam dengan dibantu rockwool dan dibiarkan akar tanaman memjuntai ke bawah. Di bawah styrofoam dipasang springkler (penyemprot berkabut yang berisi larutan hara) yang memancarkan hara ke akar. Keunggulan sistem aeroponik tidak tergantung pada luas lahan dan musim, hemat pupuk, bebas hama dan penyakit dari tanah, serta kualitas panen dapat diatur sesuai kebutuhan. Model tanam dengan aeroponik biasanya untuk tanaman sayuran dan tanaman hias. Keempat, vertikultur adalah teknik bercocok tanam di ruang terbatas dengan memanfaatkan bidang vertikal sebagai tempat tanam yang dilakukan secara bertingkat baik indoor maupun outdoor. Model, bahan, ukuran, wadah vertikultur dapat disesuaikan dengan kondisi, keinginan dan kebutuhan. Persyaratan vertikultur harus kuat dan mudah dipindahkan. Tanaman yang dipilih sebaiknya disesuaikan kebituhan dan bernilai ekonomis tinggo, berumur dan berakar pendek. Vertikultur memiliki banyak manfaat yang dapat dilihat dari unsur seni, kesehatan dan perdagangan. Unsur seni lebih bersifat psikologis: keindahan, kesejukan. Unsur kesehatan sebagai sumber vitamin dan mineral, serta sumber protein nabati. Produk vertikultur dapat dijual dengan cepat dan mudah. Disarikan oleh Liene Dari artikel Marwoto, Model Pertanian Modern Solusi Pangan Masa Depan, Sinar Tani: 3765/XLIX dan berbagai sumber.