Loading...

Monitoring Keswan dan Kesmavet di Kelompok Ternak Usaha Bersama Desa Rantau Karau Hilir Kec. Sungai Pandan

Monitoring Keswan dan Kesmavet di Kelompok Ternak Usaha Bersama Desa Rantau Karau Hilir Kec. Sungai Pandan
Pada hari Sabtu Tanggal 3 Oktober 2020 Penyuluh WKPP Farida Adriani, SP bersama dengan pengurus dan anggota kelompok Ternak Usaha Bersama Desa Rantau Karau Hilir mendapat kunjungan dan monitoring dari Bidang Keswan (Kesehatan Hewan) dan Kesmavet (Kesehatan Masyarakat Veteriner) Dinas Pertanian Kabupaten HSU yakni bersama dengan drh. I Komang Agus Chandra dan drh. Yesy Febnica Dewi, karena adanya laporan itik Alabio yang mati. Itik tersebut telah di dropping di kelompok ini pada hari Rabu tanggal 16 September yang lalu bersama dengan Dinas Pertanian (Bidang Peternakan) Kab. HSU pada kegiatan Pengembangan Pembibitan dan Pakan Ternak yakni Kabid Peternakan (Bpk. Akhmad Rijani, S.Pt), Kasi Produksi Peternakan (Bpk. Syaprudin Hasbi, S.Pt), Kasi Bitpaktek (Bpk. H Iwan Ruswandi, S.Pt), beserta Staf. Pemberian hibah tersebut berupa 1.000 ekor itik Alabio (DOD) dan pakan ternak sejumlah 30 zak. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pengambilan sampel itik yang mati dan itik yang sedang sakit (hampir mati) yang diperkiran karena penyakit dengan pembedahan perut itik untuk mengetahui kemungkinan menyerang bagian tertentu. Gejala yang ditunjukkan oleh itik mati dan sakit beragam seperti pipi bengkak, tidak nafsu makan dan lumpuh. Gejala ini muncul satu hari setelah dropping. Pada kegiatan ini, Bidang Keswan dan Kesmavet juga menyampaikan pentingnya penanganan penyakit secara dini untuk mencegah serangan yang lebih parah. Penanganan penyakit adalah pengendalian dan sekaligus pembasmian penyakit untuk mengurangi kejadian penyakit menjadi sekecil mungkin, sehingga kerugian yang bersifat ekonomi dapat ditekan seminimal mungkin. Cara pengelolaan kesehatan unggas yang disarankan antara lain adalah pemberian pakan yang layak, menggunakan bibit yang srhat dan pengelolaan / penanganan penyakit. Untuk Peternak yang memelihara itik juga harus memperhatikan hal-hal seperti ahan yang cukup luas dan terdapat tanaman atau rerumputan yang cukup terpelihara, kandang ditempatkan agak jauh dari rumah bersifat semi permanen agar mudah dipindah atau dibersihkan, sinar matahari (pagi) dapat masuk kedalam kandang dengan mudah dan kotoran mudah dibersihkan, dan melakukan vaksinasi sesuai anjuran penggunaan vaksin. Bidang Keswan dan Kesmavet juga menyarankan untuk segera memisahkan itik sakit dengan itik yang sehat jika telah ditemukan itik yang mempunyai gejala sakit, dan memberikan vitamin yang bisa digunakan peternak dalam minuman ternak itik (Farida Adriani, SP)