Kemiri sunan tumbuh berupa pohon yang kekar, tinggi mencapai > 10 m, sistem perakaran dalam, kanopi yang rimbun dan lebar, dan diamater batang > 40 cm. Ciri khas dari tanaman ini setiap tunas bercabang tiga secara simetris. Pertumbuhan perakaran tanaman kemiri sunan cukup cepat dengan areal penyebaran yang lebar dan dalam. Pada awal masa pertumbuhan, akar tunggang tumbuh lebih dahulu baru disusul dengan pertumbuhan akar lateral. Akar tunggang kemiri sunan masuk jauh ke dalam tanah, penetrasi bisa mencapai kedalaman 9 meter, sementara akar lateralnya terkonsentrasi pada permukaan tanah sampai kedalaman sekitar 1 meter. Semakin jauh ke dalam tanah, semakin berkurang akar lateralnya. Areal perakaran tanaman kemiri sunan dapat mencapai dua kali lipat areal tajuknya, areal perakaran lateral dapat mencapai 5 meter. Dengan dasar inilah jarak tanam tanaman kemiri sunan sebaiknya sekitar 7,5-10 meter, karena bila kurang akan terjadi pertumbuhan akar yang tumpang tindih. Batang Kemiri Sunan berbatang tunggal. Tinggi pohon kemiri sunan dapat mencapai 15-20 meter dengan lingkar batang mencapai 1,5,0-2,0 meter. Pada umur 2 tahun tinggi tanaman mencapai 1,25-2 m. Bentuk batang silindris, permukaan kulit batang pohon muda licin berwarna cokelat, setelah tua terkadang permukaan kulit batangnya kasar berwarna abu-abu kehitaman. Di antara ciri khas kemiri sunan yaitu pada sistem percabangannya yang simetris berjumlah 3 secara lateral (Gambar 2a) dan lateknya berwarna merah kalau dilukai baik pada kulit cabang maupun batang (Gambar 2b). Cabang-cabang pohon kemiri sunan umumnya berjarak 0,25-1 m pada umur 1-3 tahun. Pemangkasan akan menyebabkan tumbuh tunas baru sehingga untuk memperbanyak cabang dapat dilakukan dengan pemangkasan. Kemiri sunan berbuah lateral, buah ke luar dari ranting, cabang dan ranting yang banyak akan meningkatkan produksi buah.Pada tanaman yang sudah dewasa, letak cabang pertama sekitar 2-5 meter dari permukaan tanah, dengan jumlah cabang utama berkisar antara 2-4 cabang. Bentuk daun kemiri sunan umumnya menjantung (cordata), tulang daun menyirip, tekstur permukaan daunnya halus, serta daging daun seperti kertas. Panjang daun berkisar antara 14-21 cm dengan lebar berkisar antara 13-20 cm, tergantung umur tanaman dan letak daun.Tanaman yang berumur muda cenderung ukuran daunnya lebih besar dibandingkan dengan ukuran daun tanaman yang sudah tua.Sedangkan letak daun yang mendapat sinar matahari penuh akan lebih luas ukuran daunnya dibandingkan dengan daun yang terlindung.Panjang tangkai daun sekitar 7-37 cm. Tangkai daun terletak pada ranting sampai pucuk, jumlah daun per ranting 13-21 helai daun.Warna daun muda merah tua kecokelatan sedangkan daun tua hijau gelap. Ciri khas daun kemiri sunan yaitu adanya dua mata warna hijau pada ujung tangkai daun sebelah perut daun.Daun rontok pada musim kemarau. Perontokan daun cabang per cabang dalam tiap pohonnya. Tidak seperti pohon jati yang rontok serempak bersamaan tiap pohonnya sehingga nampak jelas musim daun rontok. Berbeda dengan kemiri sunan tidak nampak tegas musim rontok daun. Sebab rontoknya daun tidak bersamaan dalam setiap cabangnya karena perontokan daun tiap cabang berbeda dan antar pohon pun berlainan waktunya. Penulis: Nanik Anggoro P, SP, MSi ( Penyuluh BBP2TP)Sumber: Peraturan Menteri Pertanian Republik IndonesiaNomor 74.1/PERMENTAN/OT.140/11/2011