Loading...

Nasi Dan Bubur Sorgum Instan

Nasi  Dan Bubur Sorgum Instan
Nasi Dan Bubur Sorgum InstanSorgum adalah tanaman C4, yaitu tanaman yang adaptif yang dapat tumbuh didaerah panas dan kering, dapat mencapai tinggi 3-5 m. Sebagai tanamam C4 maka sorgum adalah tanaman efesien karena dapat menghasilkan produk fotosintesis yang tinggi. Kegunaan tanaman sorgum antara lain: 1) sebagai penghasil nira dari batangnya; 2) bijinya dapat dimanfaatkan untuk bahan pangan dan pakan; 3) limbah tanaman berupa daun dapat digunakan sebagai hijauan pakan; 4) ampas batang setelah diperah niranya dapat digunakan untuk pakan atau bahan bakar. Pada umumnya biji sorgum di pedesaan digunakan sebagai pengganti beras atau jagung, sedangkan daun dan batangnya untuk pakan ternak, terutama pada saat paceklik.Kelebihan sorgum sebagai bahan pangan, pakan, dan industri adalah kaya akan komponen pangan fungsional. Beragamnya antioksidan, unsur mineral terutama Fe, serat, oligosakarida, dan ?-glukan termasuk komponen karbohidrat nonstarch polysakarida (NSP) yang terkandung dalam biji sorgum menjadikannya potensial sebagai sumber pangan fungsional. Keunikan sorgum adalah adanya tanin dan asam fitat yang mengangkat kontroversi negatif dan positif terhadap kesehatan. Sifat antioksidan tanin lebih tinggi daripada vitamin E dan C, demikian juga antioksidan antosianin sorgum lebih stabil. Unsur pangan fungsional yang mengandung komponen bioaktif memberikan efek fisiologis multifungsi bagi tubuh, termasuk memperkuat daya tahan tubuh, mengatur ritme kondisi fisik, memperlambat penuaan, dan membantu pencegahan penyakit regeneratif. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri. Pemanfaatan sorgum untuk diversifikasi pangan dalam bentuk berbagai produk olahan memerlukan teknologi pengolahan yang tepat sehingga komponen pangan fungsional tersebut tetap berada dalam pangan siap konsumsi. Pemanfaatan sorgum menjadi produk olahan dapat dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu; 1) produk olahan setengah jadi; 2) produk pangan non instan berbasis beras dan tepung sorgum; 3) produk sorgum instan.Produk olahan sorgum setengah jadi dalam bentuk beras sorgum (dhal sorgum) dan tepung sorgum. Sedangkan produk olehan pangan siap konsumsi, adalah hasil olahan yang siap konsumsi, dikelompokan menjadi produk pangan non instan (berbasis beras sorgum dan tepung sorgum) dan produk pangan instanNasi Sorgum InstanBiji sorgum sosoh memiliki tekstur yang lebih keras dibandingkan dengan serelia lainnya ( beras, gamdum). Oleh karena itu dalam pembuatan nasi sorgum memerlukan waktu yang lebih lama. Sementara konsumen menyukai atau mengkonsumsi produk pangan yang bersifat instan atau cepar saji dan mamiliki nilai fungsional bagi kesehatan. Produk olahan sorgum mempunyai prospek untuk dikembangkan pada masa mendatang adalah produk olahan berbentuk produk instan, antara lain nasi instan, bubur instan atau sejenis sereal siap santap yang biasa dikonsumsi untuk sarapan pagi.Pembuatan nasi sorgum instan melalui proses sbb: 1) biji sorgum disosoh, kemudian direndam dalam larutan air garam (NaSitrat 1& atau Na2HPO4, 0,2%) selama 2 jam, kamudian dicuci, lalu ditanak dengan menggunakan rice cooker ( perbandingan sorgum sosoh : air = 1 : 3; kemudian 2) Setelah matang/tanak, nasi sorgum segera dibekukan (suhu - 4ºC) selama 24 jam: 3) thawing (suhu 50 ºC); 4) dikeringkan (suhu 100 ºC selama 2 – 3 jam) hingga kadar air maksimal 10%. Karakteristik nasi sorgum instan terpilih yaitu rendemen 61,88%, densitas kamba 0,48 g/ml; derajat putih 61,54; kadar air 8,84%. Bahan kering meliputi protein 11%, lemak 0.69%, abu 0.22 %, karbohidrat 88,09%, amilosa 28,38%, serat pangan larut 3,30%, serat pangan tidak larut 6,51%, tanin 0,65% dan daya cerna pati 61,91%. Nasi sorgum instan ini mengandung energi sebesar 403 kkal/100 g. Nasi sorgum instan dapat disajikan dengan cara menyeduh dalam air mendidih dalam tempat tertutup selama 5 menit kemudian siap disantap. Nasi sorgum instan yang telah diseduh tersebut dapat dibuat nasi goreng/nasi kuning/nasi uduk.Bubur Sorgum InstanPembuatan bubut sorgum instan sbb: 1) adonan bubur terdiri dari dari tepung sorgum : tepung tapioka = 80 : 20 dan 5% minyak nabati; 2) adonan ditambah air 9 bagian kemudian dimasak hingga menjadi bubur; 3) dituang kedalam alat pengering drum (drum dryer), hasil berupa serpihan lalu digiling kasar dan diformulasikan dengan susu full cream dan gula, masing berjumlah 40% dan 30%Karakteristik bubur sorgum instan yaitu kandungan protein 7,78%, karbohidrat 84,5% lemak 6,66%, serat pangan 9,07% dan daya cerna pati 77,97%, serta energi 429 kkal/100g.Penulis: Ir. Marwati (Penyuluh Pertanian, Pusat Penyuluhan Pertanian-Badan Penyuluhan dan PSDM Pertanian-Kementrian PertanianSumber: 1) Inovasi Teknologi pasca panen Pertanian Bioindustri, Badan Litbangtan 2015;2) Sorgum: Penanganan Dan Pengolahan Berbagai Produk Pangan, Badan litbangtan 20153) Sumber pendukung lainnya