Proses menulis membutuhkan outline yang jelas karena ide ide yang brilian akan tertuang lewat outline yang di buat penulis. Setiap orang memiliki gaya menulis yang berbeda beda, tidak selalu harus menggunakan outline atau kerangka. Untuk mempermudah kita dalam menuangkan ide maupun cerita menjadi satu tulisan yang baik, adakalanya kita membutuhkan outline. Outline atau Kerangka karangan merupakan rencana penulisan yang memuat garis- garis besar dari suatu karangan yang akan digarap, dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur dan teratur. Tujuan pembuatan online adalah agar tulisan kita menjadi lancar, fokus, tidak melenceng dari angle yang kita tetapkan, dan enak dibaca. Dengan outline tulisan Sesuai Angle, Fokus, Tepat Karakter dan pastinya Mempercepat dalam proses penulisan. 3 Bagian Utama Tulisan atau Artikel :1. Lead/Pembuka TulisanLead harus kuat dan memikat, karena ini yang akan mendorong orang untuk meneruskan membaca tulisan atau tidak. Jenis Lead :? Lead Menyarankan, langsung, menekan? Lead Bercerita , umumnya digunakan untuk penulisan feature, dll? Lead Data Lead Pertanyaan? Lead Deskriptif , biasanya untuk penulisan berita? Lead Menuding ? Lead Tamsil/Ibarat ? Lead Mengingatkan peristiwa 2. Isi TulisanYang penting untuk di dalam suatu tulisan adalah tuangkan ide, opini/gagasan/ sikap serta didukung oleh data. Bila kita mengambil dari sumber buku atau tulisan lainnya maka jangan lupa untuk menuliskan kutipan dan referensi. 3. Ending/PenutupBerpikir untuk membuka dan menutup tulisan sebagus mungkin Satu yang tidak kalah penting dalam sebuah penulisan adalah buat judul menarik dan ringkas. Mengemas judul hendaknya menggunakan tiga sampai empat kata saja. Empat Alasan Pentingnya Menulis Menggunakan Outline:1. Menjaga tulisan agar tidak keluar dari jalur yang telah ditentukan, outline menjaga tulisan kita agar tidak salfok dan pembahasan tidak melebar ke mana-mana.2. Tidak terbebani dengan mengingat-ingat jalan cerita yang belum tercantum di naskah.3. Semua penulis pasti pernah mengalami writer's block alias kebuntuan dalam menulis. Nah, salah satu manfaat dari outline ini, yaitu untuk membantu kita mengingat kembali detail-detail penting dari isi naskah. Bayangkan jika kita tidak punya "catatan" lengkap mengenai naskah yang mau kita tulis. Tidak punya kerangkanya, tidak punya pegangan outline. Salah-salah, pembahasan yang kita tulis malah salah fokus4. Bisa melompat-lompat bab tanpa harus kehilangan arah.5. Di dalam outline, detail cerita dituliskan bab perbab. Jika setiap satu bab sudah detail dan jelas, kita bisa bebas memilih mau memulai nulis dari bab berapa.6. Membantu editor menilai naskah7. Saat ini editor jadi semakin ketat menyeleksi naskah. Salah satunya mereka meminta penulis menyertakan outline dan proposal naskah. Nah, dari proposal naskah dan outline itulah, editor akan melihat isi naskah kita mau seperti apa, sumber-sumber mana yang akan kita pakai, dan pastinya selogis apa jalan cerita dari naskah yang kita tawarkan.Nah, saatnya kita membuat outline dan memulai menulis. Yang pasti harus diyakini adalah "Outline tidak akan membatasi ide dan kreasi kita dalam menuangkan ide dan cerita dalam sebuah tulisan!!". (nurlaily) Sumber :- Materi ajar Kompas pada acara PPID Ditjen Prasarana dan Sarana, 12-14 Septermber 2018 di Bogor;- https://maghfirahpustaka.id/4-alasan-pentingnya-menulis-menggunakan-outline/